Imunisasi Radikalisme dan Hoax

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Saya mewakili Mafindo, dan Mas Ken dari NII Crisis Center hari ini road show di beberapa sekolah dan juga berdialog dengan IPNU di Purworejo. Dua agenda yang disampaikan, yaitu agenda anti radikalisme dan juga anti hoax.

Mas Ken sebagai mantan anggota NII memiliki banyak cerita menarik, dan memiliki banyak pengalaman yang bisa diceritakan kepada siswa SMA yang hadir, usia yang sangat rentan dimasuki paham radikal seperti NII. Beberapa faksi NII memang sudah menjadi ajaran sesat, yang menjadikan target rekruitmennya menjadi mesin uang, bahkan menghalalkan segala cara. Karena menganggap semua orang di luar kelompoknya adalah kafir yang boleh dicuri atau dirampas hartanya.

Saya sendiri pernah didekati oleh agen NII jaman SMA. Memang dialektika yang dibangun sangat meyakinkan, sehingga banyak orang yang berhasil direkrut hanya dalam hitungan jam. Dan para korban ini banyak yang mengalami masa tragis, pendidikan terhenti, akhlak rusak total, menjadi kriminal, pencuri, perampok, dan menjadi korban pemerasan para seniornya.

Bahkan mereka jarang sholat, karena menganggap kewajiban sholat belum tegak sebelum negara Islam tegak. Demikian juga syariat yang lain. Dan yang depresi tidak hanya anak yang jadi korban, tapi juga orang tua dan lingkungannya. Beberapa orang tua yang merasa anaknya baik-baik saja di kampus, ternyata anaknya sudah DO dengan meninggalkan banyak hutang.

Kita bersyukur banyak mantan NII yang menyimpang ini mau bersuara, meskipun dapat ancaman mati. Dan cerita dari mereka akan jauh lebih meyakinkan supaya anak-anak bisa terimunisasi, sehingga kalau ketemu ajakan model seperti itu, mereka sudah lebih siap, dan tidak murah termakan.

Dari saya, lebih banyak mengajak mereka menjadi agen kebenaran. Tidak mudah percaya menerima informasi, justru mereka bisa efektif mengajak temannya, keluarganya untuk lebih hati-hati menerima informasi. Harapannya, mereka bisa menjadi bibit hoax buster di lingkungannya, sehingga meningkatkan ketahanan medsos bagi masyarakat di sekitar mereka.

Semoga Allah SWT memudahkan semua upaya kecil ini sehingga negeri ini tidak mudah termakan issue, Hoax yang mengajak ke arah perpecahan dan radikalisme.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Wednesday, December 20, 2017 - 14:30
Kategori Rubrik: