Imlek dan Budhist

ilustrasi

Oleh : Buyung Kaneka Waluya

Banyak orang keturunan Tionghoa Buddhist..., setelah beralih memeluk agama lain/agama Samawi ataupun tidak beragama...., tidak lagi mau merayakan Imlek dengan mengatakan kalau mereka bukan lagi Buddhist.

Statement ini seolah-olah mengimplikasikan..., bahwa Imlek adalah hari raya Buddhist.

Padahal..., Imlek sesungguhnya bukan hari Buddhist...; jadi setiap orang keturunan Tionghoa apapun agamanya boleh merayakannya.

Ini sejarahnya....:

Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok pada thn 65 M..., dibawa oleh dua org Bhiksu dari Asia Tengah..., yang bernama Bhiksu Kasyapa Matangga dan Bhiksu Gobarana.

Pada saat Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok 1955 thn yang lalu..., di daratan Tiongkok sudah ada dua ajaran yang dianut oleh warga setempat..., yaitu Taoisme dan Konfusianisme.

Tapi Buddhisme tidak saling bersinggungan dengan dua ajaran setempat..., malah diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat di sana.

Akhirnya terjadilah sinkretisme (percampuran tiga ajaran)..., yang kita kenal sekarang sebagai Sam Kaw (Tiga ajaran).

Pada awal Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok...,masyarakat Tiongkok sudah merayakan Imlek selama 2765 thn.

Jadi sebenarnya tahun ini adalah Imlek yang ke 4718.

Dari sejarah ini kita bisa menyimpulkan..., bahwa Imlek bukan hari Buddhist.

Imlek dirayakan pertama kali pada 4718 tahun yang lalu..., sejak dinasti awal di daratan Tiongkok yaitu dinasti Sia.

Imlek dirayakan untuk menyambut datangnya musim semi..., karena saat itu masyarakat Tiongkok hidup dari bercocok tanam.

Selama musim dingin..., mereka tidak bisa beraktifitas di ladang mereka selama beberapa bulan.

Ketika musim semi tiba..., mereka menyambutnya dengan suka cita karena bisa kembali beraktifitas di ladang mereka.

Dengan datangnya musim semi ini..., mereka rayakan sebagai Tahun Baru Imlek dan mereka mengucapkan...:

"Sin Chun Kiong Hi....",
("Selamat datang musim semi...").

Banyak orang keturunan Tionghoa di Indonesia mengatakan..., bahwa Imlek tahun ini adalah Imlek yang ke 2571.

Perhitungan Imlek 2571..., bukan lah Imlek yang dihitung sejak jaman dinasti Sia.

Imlek 2571 adalah Imlek versi kaum Konfusianisme..., yang dihitung sejak tahun kelahiran Confusius/Kong Hu Cu..., yang lahir pada tahun 551 SM.

Kaum Konfusianisme begitu berterima kasih kepada Confusius..., yang telah mengajarkan mereka
etika dan moralitas.

Sehingga..., tahun lahir beliau dianggap sebagai Imlek pertama..., walau sesungguhnya masyarakat Tiongkok saat itu sudah merayakan Imlek selama 2147 thn.

Buat anda yang Tionghoa asli..., peranakan..., atau mempunyai keluarga yang ada darah tionghoa.., atau mungkin yang memakai
HP..., laptop.., sandal..., baju koko made in China...; mari kita rayakan Imlek dengan penuh sukacita dan harapan baru dalam kesehatan...,
kemakmuran..., dan kebahagiaan.

Rahayu

Sumber : Status facebook Buyung Kaneka Waluya

Thursday, January 23, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: