Hyena Itu Predator

Oleh: Riza Iqbal

 

PKI sudah bubar, jangankan ideologinya, atributnya pun haram untuk hadir dan ditampilkan dimuka umum. Kebanyakan alasan yg dikemukakan adalah kekejaman sejarah pada pemberontakan tahun 1948 dan 1965. Padahal inti dilarangnya PKI adalah karena ingin merubah ideologi Pancasila menjadi komunis.

Setelah reformasi, kebebasan berpolitik dan berkumpul dijadikan alasan bagi beberapa ormas untuk membawa ideologi lain diluar Pancasila. Padahal diawal kemerdekaan, para founding father telah sepakat bahwa ideologi Pancasila lah yg bisa menyatukan keragaman di Indonesia.

 

 

Dengan berlindung dibalik demokrasi dan hak mengeluarkan pendapat, kelompok pengusung ideologi lain itu dibiarkan hidup dan semakin membesar, padahal mereka lahir untuk membunuh demokrasi itu sendiri. Apapun alasannya, itu merupakan pengkhianatan terhadap kesepakatan pendiri Republik ini.

Jika Pancasila sudah menjadi kesepakatan bersama sebagai ideologi negara, berarti ideologi apapun tidak boleh hadir untuk merubahnya. Bukan hanya komunis, ideologi apapun yg ingin mendominasi kekuasaan hingga menimbulkan sektarianisme, tidak boleh diberi angin meski berbalut agama sekalipun.

Mereka berteriak anti komunis, tapi membawa ideologi lain yg tujuannya sama untuk merubah Pancasila. Mereka mengungkit kekejaman PKI tapi diam dan tidak berteriak akan kekejaman pemberontakkan DI/TII yang mengusung khilafah tapi melakukan pembantaian dimana2.

Jadi layak kiranya bukan hanya HTI yg dibubarkan. Partai yg juga mendukung keberadaan ideologi lain harus dipertanyakan nasionalismenya, dan jika perlu dibubarkan seperti HTI yg mengusung khilafah atau PKI yang mengusung komunis. Jangan dibiarkan membesar karena itu sama saja memelihara anak hyena.

Didunia hewan pemangsa, tidak ada bayi hyena yg imut dan lucu.

Tyva -

https://m.detik.com/…/pks-bersikukuh-tolak-asas-tunggal-pan…

https://nasional.kompas.com/…/PKS.Akrab.dengan.Partai.Komun…

https://indonesiana.tempo.co/…/ideologi-komunis-dalam-pks-k…

https://nasional.tempo.co/…/…/pks-dekati-partai-komunis-cina

 

(Sumber: Facebook Riza Iqbal)

Wednesday, May 9, 2018 - 15:00
Kategori Rubrik: