Hukuman Mati

Oleh: Erwin Hartono

 

Sekali lagi saya mengatakan saya tidak setuju dengan hukuman mati, karena hukuman mati melanggar Hak Hidup seseorang yang merupakan hak asasi manusia. Sayangnya saya masih tinggal di Republik Indonesia, negara yang secara konstitusi dan hukum yang sah masih memberlakukan hukuman mati. Walaupun secara pribadi saya tidak setuju, tapi sebagai bagian dari warga negara Indonesia saya harus menerima hukuman mati yang merupakan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam hukum negara yang sah.

Siapa yang kejam sehingga hukuman ini harus dilakukan kepada Freddy Budiman dan kawan-kawannya yang sudah bertobat ? Menurut saya pribadi yang kejam adalah Freddy Budiman dan kawan-kawannya ini. Mengapa demikian? Karena sebelom hukuman mati ini diputuskan oleh pengadilan mereka sudah mengetahui bahwa bisnis narkoba adalah terlarang dengan ancaman hukuman mati. Mereka tetap melakukannya, bahkan setelah didalam penjarapun Freddy Budiman tetap melakukannya. Dan ini memaksa negara harus menjalankan hukuman kepada mereka dan kalo tidak dijalankan maka pemerintah melanggar hukum dengan tidak mau melaksanakan putusan pengadilan yang sah.

Siapa yang jadi korban? Jelas pengguna Narkoba akibat ulah mereka. Tapi selain itu menurut saya, Jaksa, Hakim dan team eksekusi (anggota brimob) adalah korban juga. Karena mereka harus melaksanakan tugas negara ini demi menjalankan konstitusi dan hukum. Mengajukan tuntutan mati, memvonis dan mengeksekusi hukuman mati pasti bukan sesuatu yang gampang. Bayangkan bila anda seorang anggota brimob harus mengeksekusi orang, saya pribadi pasti tidak sanggup. Mereka harus melakukannya walaupun mungkin ada perasaan bersalah dan ragu karena harus menhilangkan hak hidup orang, tapi tugas negara dalam menegakan keadilan mereka dengan gagah berani tetap melakukan dengan baik. Salut dan hormat kepada mereka.

Yuk kalo mau menghentikan hukuman mati, saya setuju. Pertama, Jangan melanggar hukum yang ancaman hukumannya mati. Stop berdagang Narkoba, cukup freddy dan teman-temannya menjadi contoh. Jadikan mereka pelajaran bahwa negara Indonesia tidak main-main dalam melindungi warganya dari narkoba. Takutlah Bahwa Indonesia berani dan tegas dalam membrantas narkoba. Tapi jangan pernah bilang negara kejam karena melakukan eksekusi mati kepada mereka yang melanggar karena itu tugas negara menjalankan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam hukum negara yang sah untuk melindungi warganya.

 

(Sumber: Status Facebook Erwin Hartono)

Tuesday, August 2, 2016 - 14:15
Kategori Rubrik: