Hukum Tabur Tuai

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Ada teman yang kirim screenshot ini dan meminta pendapat saya untuk menuliskannya. Saya benar2 gak habis pikir dan geram ketika membaca tweet di media sosial dalam menanggapi sesuatu dan masih banyak orang yang menebar kebencian.

Republik ini masih berduka dengan berpulangnya sang Guru bangsa, Eyang Habibie. Tapi, masih banyak orang yang tidak beradab lalu dengan enteng mereka membuat statement:

"Pembuat pesawat sudah wafat."

"Pembuat ESEMKA kapan mampus?"

Mau berita apapun kebencian itu selalu terucap untuk melaknat seseorang. Gak habis pikir saya.

Menjadi orang baik, beradab, penuh jiwa welas asih selayaknya orang yang ber Tuhan sepertinya sulit ya? Tunjukkan bahwa Tuhan itu baik melalui sikap, perbuatan, lisan, dan tingkah laku kita.

Bukan jadi orang pemarah, pendendam dan mendoakan keburukan. Jangan seenaknya menghakimi orang lain melebihi kuasa Tuhan.

Pesan saya buat Mat Ali dan orang2 yang selalu menebar kebencian:

Belajarlah menanggapi segala sesuatu itu dengan pandangan yang luas secara utuh bukan dengan kacamata pembenci.

Bukalah akal seluas luasnya sehingga terbuka wawasan dan membuka seluas-luasnya pintu kebaikan. Kebencian justru akan menjebak kita dalam pusaran menghujat, menghakimi dengan tujuan untuk mempermalukan dan menyudutkan satu pihak.

Siapa pun kita, semua sama. Manusia yang memiliki kebutuhan untuk mendapatkan penghargaan dan penghormatan dari sesamanya.

Jika pun ada yang melanggar hal ini melalui tindakan semena-mena, meremehkan dan menyakiti sesamanya baik melalui ucapan maupun tindakan nyata, tak perlu menunggu waktu lama untuk merasakan adanya "Hukum Tabur Tuai."

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

Thursday, September 12, 2019 - 22:15
Kategori Rubrik: