Hukum Ghibah Model Aa Gym

ilustrasi

Oleh : Gunawan

Kita tau maksud tujuan AA dengan mengatakan membully Anies menggugurkan dosa2nya. Kita pun tau arah tujuan AA mengatakan itu dengan hukum Gibah. Tapi salah alamat.

Netizen membully dan nyinyir menyerang Anies sebagai buntut reaksi atas ketidak becusan Anies mengelola Jakarta. Ditambah lagi sejumlah penyimpangan2 anggaran uang rakyat yg tidak jelas lari nya entah kemana. Kebijakan Anies inilah yg ditentang rakyat, dimana secara konstitusi rakyat itu adalah majikan.

Contoh lain, anda seorang majikan dan memiliki seorang sopir sebagai pekerja anda. Anda suruh sopir mengisi bensin 50 liter, tapi di isi oleh sopir anda 30 liter, 20 liter nya disulap. Lalu anda marah dan ngomel kepada sopir anda, apa anda termasuk gibah..?

Jika sesuatu itu dengan se enaknya di kaitkan gibah, rusaaakk deh. Pekerja bisa berbuat sesuka hatinya, kalo di tegur bosnya atau majikan, langsung pekerja ngomong, "jangan marah2 boss...., gibah itu boss ngomel2 ke gue." Repoooottt dah..

Gibah itu jika membuka borok yg sifatnya pribadi. Misalnya, "mba2.. sini.. tau ga kalo Anies itu tidur suka ngiler, tangan nya pun suka gerak2 mainin perkututnya, bener loh mba.. suer deh saya liat sendiri..,"
Ini baru masuk kategori Gibah. Karena apa yg terjadi kepada Anies tidak ada hubungan nya dengan orang lain. Dia mau ngiler sampe keluar api kek, mau potong perkutut nya kek, itu urusan dia.

Tapi tidak sama dengan kritik atau bully kepada Anies sebagai gubernur DKI. Karena yg disorot rakyat itu kinerjanya, bukan menyerang kepribadian sensi nya.

Di sini lah kesilapan fatal AA sebagai org yg mengaku ulama. Dia belum dapat membedakan Gibah dalam arti yg sebenarnya. Walaupun umat juga ngerti kalau dia sengaja membelokan makna gibah demi membela Anies dan kepentingan politik terselubungnya.

Ditambah lagi rekam jejak AA juga tidak terlihat baik. Dapat dilihat dari sejak kasus Ahok, dan sering berada di tengah kaum takfiri. Orang menghormati dia disebabkan dia banyak duit. Tapi kalo dari personnya, umat pun udah pada tau kalau dia hanya sesosok bulshit.

Lupakan AA..
Saatnya Mas Gun ngopi sore ditemani singkong goreng.

Sumber : Status Facebook Gunawan

Tuesday, January 14, 2020 - 09:45
Kategori Rubrik: