Hukum dan Moral

Oleh: Eddy Sinang Trenggono
 
Baru baru ini ada peristiwa yang luput dari pemberitaan Nasional,memang wajar karena hanya peristiwa lokal yang terjadi di Lombok Tengah. Seorang Polisi muda Kasatreskrim AKP Priyo Suhartono menolak laporan seorang pria bernama Maksun, yang melaporkan Ibu Kandungnya sendiri Kalsum, dengan tuduhan mengambil alih kepemilikan motor warisan.
Secara Standard Peraturan Prosedur., Polisi tidak boleh menolak laporan warga.
 
Tetapi Kasatreskrim ini dengan pertimbangannya menolak dan tidak bersedia meneruskan laporan Maksun,
Maksun malah diminta olehnya untuk berdamai dan minta maaf bersujud kepada Ibunya.
Apa yang menarik dari cerita ini?
Seorang anak melaporkan Ibu kandungnya ke polisi itu sudah luarbiasa langka.
Tetapi keberanian Sang Kasatreskrim "tidak mematuhi SOP" dengan berpegang pada keyakinan hati nuraninya itu patut dipuji. Ia lebih berpegang pada kebenaran hati nuraninya dan keadilan universal serta. meng kesampingkan SOP baku.
Tentu. dengan resiko tersendiri yang siap ia tanggung.
Dalam. Teori psikologi , seorang ahli Lawrence Kohlberg. Berbicara tentang Standard Moral. Menurut nya tingkat moral manusia terdiri 6 tingkatan.
1) Avoid punishment 2) Admin at reward 3) Be Good boy attitude (Conforming social. Acceptance) 4) Loyalty to Law&Order 5) Justice - spirit. Of the law 6)Universal Principle of ethics
Dengan keputusannya Sang Kasatreskrim. telah menunjukkan tingkat moral, bukan sekedar patuh pada standard aturan Kepolisian, ( tingkat 4 ) tetapi ia sudah pada tingkat moral. Ke. 5 dan ke. 6.
Pangkat nya belum tinggi (AKP ~Kapten ) tapi ia sudah berani berpegang pada hati nurani yang mengacu pada prinsip keadilan dan kemanusiaan yang bersifat universal .
Keputusannya diluar SOP tapi ia berani mengambil resiko.
Berbeda dengan beberapa peristiwa di pengadilan yang pernah terjadi, dimana beberapa kali orang tua miskin tetap dijatuhi hukuman pidana oleh Hakim karena dituduh "mencuri " batang kayu atau tanaman dari perkebunan perusahaan besar.. Atau seorang miskin yg tetap "dihukum" polisi karena mencuri makanan untuk anaknya yang lapar. Atau seorang miskin yang digebuki sekampung karena mencuri makanan untuk.menyambung hidup.
Dalam kasus ini tingkat moral si Hakim, si Polisi. atau masyarakat baru pada tahap ke 4 atau 3, hanya patuh buta pada peraturan hukum atau ingin dianggap bermoral/suci oleh lingkungannya.
Seandainya para aparat hukum dan masyarakat memiliki tingkat Moral 5 atau 6 seperti teori Kohlberg, maka yang namanya keadilan sejati terwujud didunia
(Sumber: FB Diskusi dengan Babo)
Monday, July 6, 2020 - 20:30
Kategori Rubrik: