HTI=PKI

Oleh: Ricky Apriansyah

 

Masih saja ada yang belum paham mengapa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) harus dibubarkan. Masih ada yang tak mengerti mengapa HTI harus dibumihanguskan sebagaimana PKI.

Organisasi Hizbut Tahrir dilarang di berbagai negara, tak hanya di Indonesia. Sedikitnya ada 20 negara di seluruh dunia yang melarangnya lantaran beberapa alasan, mulai dari dianggap mengancam kedaulatan negara, keterlibatan dalam kudeta hingga keterlibatan dalam aksi terorisme. Sedangkan di Indonesia sendiri, kenapa HIzbut Tahrir Indonesia (HTI) dilarang? Ya tak lain karena memang HTI sama jahatnya, sama bahayanya dan kejinya dengan PKI.

 

 

PKI dan HTI itu serupa tapi tak sama. Seperti halnya PKI, HTI juga mau menghancurkan Indonesia, dimulai dengan mengganti ideologinya. Kalau PKI akan mengganti Pancasila dengan ideologi komunis, HTI akan mengganti dengan ideologi khilafah.  Seperti halnya PKI, HTI juga beroperasi dengan cara membuat keributan dan membenturkan setiap elemen masyarakat.

Kalau mau tahu mengapa rakyat Indonesia makin terpolarisasi, mengapa sesama muslim saling membenci dan mencurigai, maka itu adalah perbuatan HTI. HTI-lah dalang di balik keributan antaranggota masyarakat sekarang ini. HTI menggunakan teknik adu domba masyarakat vs  ulama, persis seperti yang dilakukan PKI.

Keributan di Pilkada DKI terjadi karena agen-agen HTI bekerja di balik layar. Seperti PKI, HTI adalah mesin penghancur dengan senjata memecah belah. HTI adalah dalang di balik keretakan bangsa Indonesia saat ini.

Sebelum HTI ada dan menguat, bangsa Indonesia hidup rukun dan damai. Kehidupan beragama berjalan dengan harmonis. Antarpemeluk agama saling hormat-menghormati. Jokowi dan Prabowo adalah dua sahabat yang saling mendukung seperti dalam Pilkada DKI. Keduanya juga masih rukun sampai sekarang.

Tapi apa yang terjadi di masyarakat bawah? Adanya mereka saling mencaci, mengolok-olok dan itu adalah buah dari provokasi yang ditiupkan agen-agen HTI. Agen-agen HTI menyebar di media-media sosial. Membuat grup-grup WA dan Facebook untuk memprovokasi. Tidak hanya it, HTI juga menyusupkan agen-agennya ke dalam parpol yang bertarung di pemilu 2019.

Bahkan, HTI sedang mengambil alih kepemimpinan parpol. Cek saja, petinggi-petinggi partai sapi adalah kader HTI. Dan meski HTI sudah dibubarkan, masih ada bahaya laten HTI. Bisa dilihat aktivis-aktivis mereka yang menghalalkan segala cara, menyebar fitnah dan memecah belah bangsa dengan bungkus kegiatan dakwah dan ceramah agama. Cara-cara seperti ini persis samadengan cara-cara yang dilakukan PKI.

Tugas kita yang masih waras saat ini adalah mewaspadai, menjaga dan melindungi tempat kerja kita, kampus-kampus, sekolah anak-anak kita, masjid di lingkungan kita, musala di dekat rumah kita hingga keluarga kita dari pengaruh HTI. Jangan sampai kita baru menyadari apa yang terjadi ketika semua sudah terlambat.

*PS:

Untuk melengkapi artikel ini, berikut daftar 20 negara selain Indonesia yang melarang Hizbut Tahrir:

1. Mesir 

Dibubarkan: 1974
Alasan: Terlibat upaya kudeta  

2. Suriah
Dibubarkan: 1998
Alasan: Dilarang melalui jalur ekstra yudisial

3. Turki
Dibubarkan: 2004
Alasan: Organisasi teroris

4. Rusia
Dibubarkan: 2003
Alasan: Organisasi teroris

5. Jerman
Dibubarkan: 2003
Alasan: Penyebar propraganda kekerasan dan anti semit Yahudi

6. Malaysia
Dibubarkan: 2015
Alasan: Dianggap kelompok menyimpang

7. Yordania
Dibubarkan: 1953
Alasan: Mengancam kedaulatan negara

8. Arab Saudi
Dibubarkan: Era Abdulaziz
Alasan: Ancaman negara

9. Libya
Dibubarkan: Era Moamar Khadafi
Alasan: Organisasi yang menimbulkan keresahan

10. Pakistan
Dibubarkan: 2016
Alasan: Dianggap ancaman negara

11. Uzbekistan
Dibubarkan: 1999
Alasan: Menjadi dalang pengeboman di Tashkent

12. Kirgistan
Dibubarkan: 2004
Alasan: Kelompok ekstrem

13. Tajikistan
Dibubarkan: 2005
Alasan: Terlibat aktivitas terorisme

14. Kazakhstan
Dibubarkan: 2005
Alasan: Terlibat terorisme

15. China
Dibubarkan: 2006
Alasan: Melakukan kegiatan teror

16. Bangladesh
Dibubarkan: 2009
Alasan: Terlibat aktivitas militan dan mengancam kedamaian

17. Perancis
Dibubarkan: -
Alasan: Organisasi ilegal

18. Spanyol
Dibubarkan: 2008
Alasan: Organisasi ilegal

19. Tajikistan
Dibubarkan: 2001
Alasan: Sejumlah anggotanya dipenjara

20. Tunisia
Dibubarkan: -
Alasan: Merusak ketertiban umum

Wednesday, September 26, 2018 - 00:00
Kategori Rubrik: