HTI Tidak Berelasi dengan Khilafah

Ilustrasi

Oleh : Khoiron Mustafit

Lah ini ada yang menyangkutpautkan penolakan terhadap term khilafah yang dibawa oleh HTI dengan term khilafah dalam al-Quran? Apa bener makna khilafah dalam al-Quran itu seperti itu? Wes moco kitab2 tafsir opo durung?

Lho... saya klo ngomong khalifah tak hanya dari bahasa Arab. Saya rujuk semua kitab dengan pisau bedah ilmu tafsir dan ushul. Saya tidak akan mengandalkan satu organisasi saja. Dari segi bahasa, saya akan merujuk ke Lisānul Àrab, Al-Qāmūs al-Ma'āni, al-Mu'jam al-Wasīth, al-Arabiyyah al-Mu'āshir, Musthalahāt Fiqhiyyah, al-Munjid, Maqāyīs al-Lughah, al-Qāmūs al-Muhīth, dst dst.

Itu baru saya, yang anak kemarin sore. Bagaimana dengan para ulama di Turki, Mesir, Yaman, Yordania, Arab Saudi, Suriah, Libya, dan Lebanon? Mereka semua menolak HTI juga dgn pertimbangan para ulama. Dan mereka nggak hanya menelusuri makna khalifah dari segi bahasa Arab saja. Lah wong di mana2 HT itu sumber masalah. Gimana sih?

Sudahlah, jangan ngomong seolah2 apa yang dibawa HTI itu barang baru yang tidak diketahui banyak orang. Jangan pula ngomong seolah2 menolak khilafah HTI itu seperti menolak khilafah dalam al-Quran. Pembahasannya sudah jelas bahwa sunni menganggap khilafah itu hakim yang adil. Sedangkan syiah menganggap khilafah itu imāmah.

HTI itu jelas membawa doktrin penggulingan kekuasaan, cuma dengan membawa-bawa term khalifah. Masak ada rampok yang mau menggarong rumah Anda Anda ajak berdiskusi hanya karena membawa bendera bertuliskan kalimah tauhid? Lah ini kan kayak rampok di Surabaya yang pake peci haji kemarin.

Wes tah, jangan semua mau dijadikan ajang silat lidah.

Sumber : Status Facebook Khoiron Mustafit

Monday, November 13, 2017 - 15:45
Kategori Rubrik: