HTI Mengatasnamakan Islam

ilustrasi

Oleh : Nun Alqolam

Hati-hati dengan propaganda HTI, karena dalam jualan ideologinya, HTI berlindung di ketiak Islam. Seakan apa yang diperjuangkan HTI itu demi Islam, untuk kejayaan Islam. Padahal apa yang dilakukan selama ini hanyalah demi kepentingan kelompoknya, HTI.

Agenda tersembunyi HTI ini jika tidak dibongkar pasti akan mengecoh umat Islam awam. Karena seakan apa yang diperjuangkan HTI selalu diidentikkan dengan perjuangan Islam. Contoh lihat komentar Hafidz Abdurrahman di bawah ini. Hal ini disebabkan karena HTI telah gegabah telah menganggap Islam itu sebagai ideologi. Dan parahnya, ideologi Islam itu hanya ditafsirkan dengan khilafah ala HTI.

Kesalahannya itu diantaranya diawali dari mindset terkait ideologi. Mereka (HTI) membagi ideologi menjadi 3, yaitu:
1. Ideologi "Islam"
2. Ideologi Kapitalisme
3. Ideologi Komunisme

Salahnya adalah menjadikan nama "Islam" sebagai ideologi. Hal ini berakibat sangat fatal. Mengapa? Karena HTI pastinya akan mendompleng dan memboncengkan "jualannya" dengan memakai kendaraan Islam.

HTI menargetkan "lapaknya" akan laris manis dengan memakai logo (board) dengan nama Islam. Padahal apa yang diperjuangkan HTI iitu bukan demi Islam sebagai agama, tapi hanya demi politik kekuasaan kelompoknya.

Jika mau gentle, HTI jangan pakai istilah ideologi "Islam", karena itu hanya klaim sepihak HTI saja. Tepatnya ideologinya itu "Islamisme" atau "khilafisme ala HTI". Di sinilah letak awal mula pengecohan HTI yang membuat umat Islam awam tergiur dan terhipnotis oleh propoganda HTI. Mereka menyandarkan apa yang ia perjuangkan dengan sandaran Islam. Padahal jauh panggang dari api.

Sekali lagi, HTI itu memperjuangkan nafsu kekuasaan politiknya dengan mendompleng nama besar Islam, dan bukannya tulus murni berjuang demi Islam. Mudah-mudahan umat Islam awam tidak terkecoh dengan gombalan HTI.

Sumber : Status Facebook Nun Alqolam

Thursday, August 6, 2020 - 10:00
Kategori Rubrik: