HRS Sudah Layak Tangkap

Oleh: De Fatah
 

Rencana aksi 112, 122 dan 152 adalah aksi terselebung membuat kegaduhan Pilkada DKI, aksi tersebut dibalut kegiatan keagamaan tujuannya untuk mengintimidasi melarang seseorang memilih paslon tertentu, kegiatan picik dan licik ini sangatlah berbahaya bisa mengadu onta warga Jakarta, apalagi jika pesertanya datang dari luar Jakarta yang jelas tidak ada hubungannya dengan pesta rakyat Pilkada Jakarta

Aksi ini sudah bisa diperkirakan ujung ujungnya untuk membela HRS dan konco-konconya dari jeratan hukum yang sedang melilit mulut dan pisangnya. Aksi ini sudah bisa diperkirakan akan menarik narik ulama dan kiai NU bahwa mereka sudah dihina oleh terdakwa penista. Kemungkinan aksi mereka seperti aksi aksi sebelumnya diisi makian dan ajakan untuk revolusi. Hinaan kepada Cina, kafir, anjing, babi, pantat, adalah hal yang biasa keluar dari mulutnya

 

Pilkada hanya dijadikan mereka sebagai momen untuk mengacaukan kebangsaan kita, keinginan mereka membuat negara ini kacau balau sudah terjadi sebelum Pilkada, buktinya kasus Pancasila yang menjerat HRS terjadi tahun 2014 itu menunjukan sejak lama mereka ingin mengacaukan kebangsaan kita

Sudah layak dan patut aparat melakukan tindakan tegas, karena akar permasalahan dari carut marut permasalahan ini yaitu kelompok mereka. Jika mereka sekedar tidak puas dengan pemerintahan Jokowi itu wajar saja dan lumrah dalam ranah demokrasi, tetapi kelompok ini berafiliasi dengan kelompok yang sejenis sudah memiliki niatan busuk menolak Pancasila dan mengancam kebhinekaan kita sebagai Bangsa dan ingin menolak Konstitusi Negara sebagai rumah kita bersama

HRS sudah seharusnya ditangkap,..cara menyampaikan pendapatnya sudah berbahaya, walau saya yakin aparat bisa menghadapinya tetapi kerugian materi dan tenaga dalam pengamanan mereka sungguh sangat besar, coba jika biaya pengamanan aksi mereka sampai saat ini dibangunkan untuk sarana pendidikan mungkin sudah dapat membangun 12 sekolah dengan 6 ruangan kelas bahkan bisa lebih, tapi dana seperti habis untuk ngurusin mereka saja

HRS sudah seharusnya ditangkap,..sangat jelas HRS mengulur ngulur waktu pemeriksaannya demi aksi frustasi terakhirnya, entah apa yang direncanakannya dengan aksi terakhirnya kali ini, yang jelas HRS dan Panglima Munaroh sudah ditetapkan tersangka dan layak diproses hukum

Jadikan Pilkada serentak ini sebagai Pesta Rakyat yang dananya dibiayai oleh Rakyat dan biarlah diselesaikan Rakyat di dalam bilik suara, bebaskan Pilkada ini dari ajang horror HRS menebar teror dengan dalih agama.

 

(Sumber: Status Facebook De Fatah)

Tuesday, February 7, 2017 - 22:15
Kategori Rubrik: