Hoax RS dan Teknik Propaganda Firehose at The Falsehood

 
Amygdala adalah bagian otak yg berhubungan dgn rasa takut sementara insula berhubungan dgn rasa empathy. Hal ini ditunjukan oleh penelitian Rose McDermott yg memperlihatkan gambar seseorang yg sedang ditahan oleh polisi sambil ditekan dilantai dgn kondisi dramatis. Orang-orang konservatif akan cendrung melihat badge dan logo yg terdapat pada baju seragam polisi di gambar tersebut. Sementara progressive akan melihat mata dari orang-orang yg ada difoto. Mata adalah window to the soul bagi orang-orang progressive.
 
Maka, orang-orang konservatif akan lebih menyukai keteraturan (order) dan kagum pada otoritas (authority), sementara orang-orang progressive yang didorong oleh empathy akan lebih cenderung bergerak berdasarkan apa yg dirasakan oleh orang lain.
 
Jadi obvious lies yg kita lihat akhir-akhir ini adalah untuk men-trigger amygdala para calon pemilih. Teknik firehose of falsehoods ini memang utk membangun ketidakpercayaan terhadap informasi dan membuat amygdala masyarakat aktif secara terus menerus. Amygdala adalah bagian otak yg tergolong primitive, karena berhubungan dengan kemampuan kita bertahan (survival instinct). Sementara, dibutuhkan tingkat kecerdasan tertentu bagi sesorang agar Insula-nya lebih aktif. 
 
Seperti yg dapat dibaca dari data Cambridge Analytica, pemilih konservatif memang cenderung akan memilih Prabowo-Sandi. Jadi trigger amygdala ini akan berfungsi utk membuat bimbang kelompok yg ada ditengah dimana selain insula nya aktif, amygdala-nya masih sedikit lebih dominan. 
 
Jadi, model obvious lies seperti yg kita lihat sekarang ini bukanlah yg terakhir. Teknik firehose of the falsehoods ini membutuhkan kebohongan-kebohongan yg dilakukan secara repetitive dan terus menerus. Maka, tampaknya kita akan menyaksikan model Pilpres Amerika Serikat 2016 di Indonesia pada Pilpres Indonesia 2019 ini.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *