Hoax Pemilih Orang Gila

ilustrasi

Oleh : Husendro Hedino

Saya sebenarnya males menanggapi berbagai hoax dan narasi seolah2 Pemilu ini curang karena memberikan kesempatan kpd orang gila utk nyoblos, ditambah fakta penyebar2 hoax tsb saya perhatikan di sosmed memang tukang sebar hoax termasuk bbrp teman saya di facebook ini.

Akan tetapi krn ada momentum ada rekan kerja yg saya hormati dan tau betul dia hanya korban dan kepengen tau ttg masalah “orang gila” ini ditambah tweet dari Haisal Hassan ini (Gbr 1), jadi merasa terpanggil juga menerangkan ttg masalah hak pilih orang sakit jiwa ini.

Dulu sewaktu masih mengabdi di Komnas HAM dan bertahun2 menangani isu pemilihan umum, saya ingat betul konsen orang gila ini atau sakit jiwa betul2 diperjuangkan dibawah pimpinan Komisioner Mas Stanley Adi Prasetyo. Bbrp kali saya ikut beliau menangani kasus2 atau pengaduan yg berkaitan dgn urusan kejiwaan dan beliau banyak jg memberikan buku referensi bacaan ttg sakit jiwa utk saya pelajari.

Kemudian, isu ini muncul dan jadi perhatian orang banyak sehingga dijudial review ke MK dan kemudian melalui Putusan No. 135/PUU-VIII/2015 tgl 13 Oktober 2016, MK memberikan hak pilih kpd orang yg sakit jiwa kecuali “mengalami gangguan jiwa dan/atau gangguan ingatan permanen yang menurut profesional bidang kesehatan jiwa telah menghilangkan kemampuan seseorang untuk memilih dalam pemilihan umum”. Dalam Putusan a quo kita jg bisa belajar dari keterangan saksi2 dan ahli yang ternyata, sakit jiwa itu macam jenisnya dan levelnya.

Lalu penyusun UU memberikan hak pilih tsb pd Pasal 5 UU 7/2017 ttg Pemilu. Persoalannya adalah selain banyak yang salah tafsir, ternyata jumlah data pemilihnya juga “digoreng” agar stigma curang itu semakin diyakini banyak orang.

Faktanya adalah sebagaimana yg digambarkan dalam data KPU (Gbr 2). Jadi selain data Haikal Hassan ini hoax, definisi gila dia juga ngawur.

So, chek dan rechek dulu ya sebelum menyebarkan dan atau menyimpulkan sesuatu.

Salaam,

Sumber : Status Facebook Husendro Hedino

Thursday, April 25, 2019 - 13:15
Kategori Rubrik: