Hoax HRS Pimpin Doa Pemakaman dan Pesan Terakhir Mbah Moen

Oleh: Wahyu Sutono

 

Sejak kemarin beredar pemberitaan di media sosial tentang pesan dari KH Maimun Zubair atau Mbah Moen yang mengatakan agar tak mengata-ngatai Rizieq Shihab, dan seterusnya, itu adalah hoax, karena almarhum tak pernah menyampaikan hal itu kepada para santrinya. Hal itu pun sudah dibantah oleh Abdi Kurnia yang dianggap sebagai rujukkan.

Begitu pun perihal beredarnya berita bahwa yang memimpin doa saat pemakaman Mbah Moen adalah Rizieq Shihab, itu pun tidak benar. Bahwa Rizieq Shibah sempat menghadiri prosesi pemakaman, serta mendoakan, atau ikut berdoa bersama ribuan pelayat lainnya itu benar, namun tidak memimpin doa. Rizieq Shihab berada di barisan tengah.

 

Ada pun saat berada di pemakaman Ma'la, Rizieq berada di lubang pemakaman yang berbeda, dan tiba-tiba membaca doa dengan keras, tanpa koordinasi dengan siapa pun.

Jadi yang benar adalah Sayyid Ashim yang memimpin doa. Sayyid Ashim merupakan putera dari Sayyid Abbas bin Alawi al-Maliki, yang mendapat gelar Bulbul Makkah, dan keponakan dari Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, yang mempunyai murid cukup banyak dari Indonesia.

Sebelum dimakamkan, jenazah Mbah Moen juga mendapat penghormatan, dishalatkan di Masjidil Haram oleh jutaan jama'ah haji. Sedangkan prosesi pemakaman Mbah Moen dari awal hingga akhir dipimpin oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin dan Duta Besar RI untuk Arab Saudi.

Sejumlah ulama Indonesia juga secara bergantian memimpin sholat jenazah dan doa, diantaranya KH Anwar Mansur, KH Bunyamin Ruhiyat, KH Aufal Marom, KH Ulin Nuha Arwani Kudus, dan lain-lain.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada hari Selasa, 6 Agustus 2019, di waktu subuh, Mbah Moen kritis dan dibawa ke Rumah Sakit Annur, Mekah, dan Menteri Agama langsung menuju Rumah Sakit Annur. 

Namun setiba di Rumah Sakit, Mbah Moen dinyatakan telah wafat, selanjutnya jenazah dimandikan di masjid Al muhajirin wilayah musfalah. Prosesi pemandian dipimpin langsung oleh Menteri Agama. Di saat yang sama Menteri Agama menginstruksikan kepada Kadaker Mekah untuk mempersiapkan Wisma Daker sebagai tempat persemayaman dan tempat jemaah berta'ziyah.

Saudaraku sekalian, tegakah kalian dalam suasana duka, kalian masih menyebar propaganda yang tak sesuai realita? Tahukah kalian bahwa video yang kalian sebar itu adalah video lama tahun 2017.

Istiqhfar..

 

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)

Thursday, August 8, 2019 - 22:30
Kategori Rubrik: