Hoax Dan Kebebasan Pendapat Dua Hal Berbeda

Ilustrasi

Oleh : Mohammad Guntur Romli

Membuat dan Menyebarkan Hoax Adalah Kejahatan, bukan Kebebasan

Tanggapan untuk Sdr Fadli Zon.

Dalam beberapa kesempatan Sdr Fadli Zaon 
mengaitkan kasus penangkapan MCA & pemberatasan hoax dgn Pasal Kebebasan Berpendapat dlm UUD '45.

Komen ini saya sebut sbg 'pemerkosaan terhadap konstitusi' karena,

Hoax adlh fitnah. Membuat & menyebarkan hoax adlah kejahatan bukan kebebasan,

Orang bebas berpendapat tanpa takut ditangkap seperti halnya Fadli Zon yg bebas mengkritik Pemerintahan Jokowi--meski sering tak bermutu--tapi sampai skrang dia tidak ditangkap. Inilah konteks 'kebebasan berpendapat'.

Namun kalau pembuat & penyebar hoax memang harus ditangkap.

Fadli Zon yg pernah lupa "kebebasan berpendapat" pasal keberapa dalam UUD '45, semoga tak lupa akan isi dan relevansinya. Dan saya sarankan jangan lagi menyebut & mengutip Pasal 'Kebebasan Berpendapat' dalam konteks pemeberantasan hoax, fitnah dan kebencian.

Sumber : Status Facebook Mohammad Guntur Romli

Wednesday, March 7, 2018 - 17:00
Kategori Rubrik: