Hijrah Sesat

ilustrasi

Oleh : Fauzan Inzaghi

Saat awam mulai beramar makruf nahi munkar untuk yang diluar wilayahnya, seperti dengan orang yang tidak dia kenali atau diwilayah furu, apalagi wilayah khilafiyah, maka mudharatnya lebih besar daripada manfaatnya, contohnya ada yang baru masuk islam lalu shalat masih sholat bukannya diajarkan dengan sabar tapi langsung dicaci maki, islam apa yang sebenarnya kita pelajari?. Ada orang baru taubat lalu masih ada tato dan ada beberapa kebiasaan belum bisa ditinggalkan bukannya dibantu malah diketawain dan dipandang rendah, islam apa yang sebenarnya dia pelajari?

Ada orang yang baru belajar ngaji tapi jilbab masih pasang lepas bukannya disemangatin, tapi malah dinyinyirin dan direndahkan, islam apa yang sebenarnya dia pelajari? Ada orang yang aqidahnya bermasalah, kadang suka mengkafirkan, dll bukannya diajarkan dan diarahkan dengan sabar tapi malah dihujat dan digoblokkan, sebenarnya islam apa yang sedang dia bicarakan? Ada seorang jomblo kesepian, bukannya dicariin pendamping, malah dibully, loh kok bisa lari kesini si? Hahahaha. 

Intinya banyak hal lainnya sejenis ini, dimana seorang yang harusnya dibantu, diperbaiki dan disemangatin kearah benar tapi malah dijatuhkan dan dibenci karena kesalahan yang kadang gak dia ketahui dan tidak dia pahami, bisa jadi orang yang berbuat salah itu berniat merubah kesalahannya, tapi kita malah menutup jalannya, ajaran apalagi ini?

Bahkan jika dia gak ada niat berubah bukankah islam mengajarkan kita mengubahnya dan menasehatinya dengan cara yang baik. Gak perlu berlagak seperti kitalah yang memberi hidayah, tapi sebagai saudara yang mencintai dan ingin kebaikan untuk saudaranya, apalagi kita juga bisa berbuat salah tentu kita tidak ingin diperlakukan seperti itu, walau memang untuk menasehati gak mesti suci, tapi saat menasehati juga jangan merasa paling suci. Aku bisa memahami jika itu dilakukan oleh awam walaupun itu tetap salah, tapi yang paling bahaya sampai orang berilmu pun seperti itu.. Sebenarnya islam seperti apa yang selama ini kita pelajari?

Sumber : Status Facebook Fauzan Inzaghi

Sunday, February 23, 2020 - 11:00
Kategori Rubrik: