Hati-Hati Sampaikan Tentang Krisis di Publik

ilustrasi

Oleh : Zainuddin

Ada pelajaran berharga yang saya petik ketika terjadi krisis subprime mortgage tahun 2008 yang menyeret industri keuangan Amerika Serikat jatuh dalam krisis. Utamanya pernyataan pejabat publik seperti menteri Keuangan Henry Poulson serta Gubernur Bank Sentral Bernanke.

Keduanya saat tampil di publik selalu tenang, menyampaikan situasi seolah semua bisa ditangani oleh pemerintah. Menciptakan persepsi bahwa krisis dalam kendali dan tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan. Lebih unik lagi Bernanke, jika membuat release malah sekilas tidak jelas, susah dipahami apa maksudnya. Pasar hanya menebak-nebak. Jane ngomong opo tho kui.

Mereka berdua tentu paham, dalam situasi krisis tidak semua hal disampaikan. Apalagi yang memicu kepanikan. Bukan berarti mereka menutupi keadaan sesungguhnya. Namun jika keadaan yang sesungguhnya disampaikan, bukannya menyelesaikan masalah, namun akan menciptakan masalah yang lebih besar, kepanikan pasar. Dalam situasi krisis, hal-hal kecil dalam ukuran situasi normal, akan menimbulkan dampak luar biasa.

Di sisi lain, rakyat yang tidak sabar dan haus informasi, menginginkan keterbukaan informasi seluasnya. Terjadi kesenjangan yang memungkinkan gejolak sosial politik, jika kepercayaan rakyat tinggi terhadap pemerintah, hal demikian bisa diredam efek buruknya. Yang berbahaya, jika ada pihak ketiga bermain dan menghembuskan isu liar, perubahan politik bisa terjadi. Untungnya, di Amerika Serikat, pemain ketiganya tidak ada. Takut muncul, coba negara mana yang berani ngobok-ngobok Amerika Serikat.

Dengan ketenangan pejabat pemerintah dalam mencari solusi dan tiadanya intervensi asing, dengan cepat Amerika Serikat lolos dari dampak lebih buruk subprime mortgage yang cukup menguras keuangan negara yang harus melakukan bail out institusi keuangan.

Ketenangan pasar dan rakyat Amerika Serikat tercipta karena adanya kendali informasi dari pemerintah. Keterbukaan memang penting bagian dari kontrol agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Namun demikian, tidak semua dapat dibuka, ketika dapat menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Sumber : Status Facebook Zainuddin

Tuesday, October 15, 2019 - 11:30
Kategori Rubrik: