Hati-Hati Membagikan Identitas Orang Lain

ilustrasi

Oleh : Vinanda Febriani

Saya kasihan pada orang yang kemarin identitasnya di share oleh netijen di publik, ternyata salah orang (bukan pelakunya). Pasti dia sangat malu dan mungkin ia marah karena identitas yang jadi privasinya disebarkan oleh orang lain yang tak bertanggung jawab.
.
Entah kalau yang pertama nyebar dan yang turut menyebarkan dengan diberi bumbu caption yang tidak sedap. Entah mereka malu atau tidak.
.
Dan sekarang terulang.
Mbokya sudah to. Yang puasa fokus aja Ibadah. Soal kayakgini serahkan aja sama yang punya kuasa (Polri). Kalau memang sudah tahu identitasnya, segera laporkan ke Polri, jangan laporan ke medsos. Ini kalian sudah mengunggah privasi orang lain ke medsos.

Kalau misalkan salah orang, apa nggak kasihan? Mbokya punya hati sedikit saja, toh. Kalau memang benar pelaku, kita juga tidak punya kewenangan mengunggah identitas pribadinya ke publik. Jangan apa-apa mau dikuasai. Itu kewenangan Polri.
.
Bukan apa-apa, saya hanya membayangkan bagaimana jika itu terjadi pada kita atau keluarga kita? Bagaimana perasaan kita jika identitas pribadi kita diunggah di media sosial oleh orang lain tanpa kita tahu kenapa dan masalahnya apa, yang kemudian ketika ditelusuri ternyata salah orang? Dan si penyebar itu dengan PDnya menghapus postingan tanpa klarifikasi atau setidaknya minta maaf kepada kita. 
.
"Halah, wung orangnya saja tidak mempermasalahkan kok!"
Ya mungkin demikian, tapi tetap kita tidak punya kewenangan untuk mengunggah identitas pribadi orang lain ke media sosial. Itu pelanggaran privasi, menurut saya. Kira-kira ada hukumannya tidak?

Sumber : Status Facebook Vinanda Febriarni

Monday, May 13, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: