Hasto Wardoyo, Menunggu Kiprahnya Di Level Nasional

ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Pilkada Kulonprogo 2017 dilaluinya dengan sangat mudah. Melalui PDIP, berkoalisi dengan PKS, PAN, Golkar, Nasdem Hanura, ia menang telak atas lawannya Zuhadmono dari Gerindra/PKB/Demokrat, dengan lebih dari 85% suara.

Apa pasal? Karena warga West River mungkin merasa sangat puas dengan kinerja sebelumnya sejak 2011. Banyak program pro rakyat seperti "rumah sakit tanpa kelas", menggerus kemiskinan dengan berbagai program termasuk yang terkenal Bela dan Beli Kulonprogo. Angka kemiskinan turun drastis pada masa kepemimpinannya.

Sebagai dokter, ia juga yang keukeuh dengan aturan menjadikan Kulonprogo sebagai daerah bebas iklan rokok. Ia sangat yakin ekonomi daerah yang sehat bisa tumbuh tanpa butuh aliran dana dari Tobacco Industry.

Berbagai penghargaan diterimanya, termasuk ia berbicara di PBB sebagai salah satu pemimpin daerah yang penuh inovasi. Ia tak hanya kebanggaan warga Kulonprogro, tetapi juga warga DIY. Ia representasi keberhasilan desentralisasi pemerintahan, yang mungkin tak banyak dijumpai di daerah lain.

Dan kini Presiden memanggilnya untuk berkiprah di level nasional. Saya melihatnya sebagai upaya fast track untuk mengisi kantong calon pemimpin nasional. Dan jabatan Ka BKKBN ini adalah batu pertamanya.

Jadi, apa inovasimu kali ini, Pak Dok?

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Tuesday, May 14, 2019 - 11:00
Kategori Rubrik: