Hasril Chaniago VS Arteria Dahlan

ilustrasi

Oleh : Budhius Maruff

Kembali, Ada PKI di sarang PDIP???

Hasril Chaniago, seketika melambung namanya di jagad dunia maya, setelah aksinya di acara ILC menghantam telak Arteria Dahlan.

Anggota DPR RI dari PDIP itu, disebut Hasril Chaniago adalah anak Bachtaruddin, dedengkot PKI di Sumbar dulu kala. Tuduhan di depan umum Arteria anak dedengkot PKI, sialnya didengar langsung oleh Arteria, yg juga tampil di acara yang sama, sebagai salah satu pembicara.

Spontan, tuduhan yg mengagetkan itu sempat trending topik di Twitter, esok harinya.

Publik wajib tahu kebenaran tuduhan tersebut, karena Arteria adalah seorang wakil rakyat dan.pejabat tinggi negara. Oleh sebab itu, Arteria wajib menjawab dengan bukti2 dan saksi yg valid di depan kepolisian. Jika tuduhan tersebut tidak berdasar dan fitnah, Hasril Chaniago wajib diperkarakan secara hukum dan langsung ditahan, karena dugaan melanggar UU ITE.

Namun sebaliknya, jika terbukti tuduhan itu benar, maka Arteria Dahlan, yg selama ini dikenal publik sebagai salah seorang ahli hukum di PDIP, mestinya mengundurkan diri dari wakil rakyat, karena telah menyembunyikan asal usul keluarganya, terlibat organisasi terlarang di Indonesia. Menyembunyikan asal usul tsb secara etika politik, kurang elok dalam tata krama demokrasi.

Sebelum Arteria, di PDIP ada juga Ribka Tjiptaning, yg justru pernah menulis buku "Aku Bangga Menjadi Anak PKI". Namun hal ini tidak dianggap masalah karena Ribka berkata jujur soal asal usul keluarganya.

Di era reformasi, berlaku ketentuan bahwa anak keturunan PKI, DI/TII, PRRI dan Permesta, boleh menggunakan hak politik nya sebagai warga negara. Mereka boleh ikut sebagai pengurus partai politik dan dicalonkan sebagai anggota legislatif ataupun kepala daerah.

Syaratnya adalah anak cucu tersebut memiliki track record telah menjadi seorang nasionalis sejati, dan bersumpah setia pada Pancasila dan NKRI. Ketentuan seperti ini, di era Orde Baru tidak berlaku.

Bahkan di era Orba, ada Litsus bersih diri yang diberlakukan kepada PNS dan TNI Polri, serta kepada kader partai politik..

Kembali ke soal tuduhan yg menimpa Arteria Dahlan, ini adalah menyangkut kebenaran informasi di ruang publik.

Arteria wajib menyeret Hasril Chaniago ke ranah hukum terkait pelanggaran UU ITE, jika tuduhan tersebut adalah keliru dan tidak berdasar..

Kita tunggu respon Arteria Dahlan.. Seberapa kuat dan tangguh dirinya membela kehormatan diri dan keluarga besar nya, dari tuduhan keji tsb.

Sumber : Status Faacebook Budhius Maruff

Sunday, September 13, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: