Hasil Dibohongi Pake Al Maidah

Ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

Hasil pelintiran ayat kini menampakkan gambaran horor Jakarta. Ibukota kini dipimpin dua ayam sayur. Kelakuan ala pecundang makin ketara disana sini. Tanah abang yang serawut didiamkan dan kini menjadi sarang preman. Trotoar dan jalanan jorok karena dijajah oleh kaki lima. Sementara itu, banyak pengurus lingkungan diresmikan kelakuannya untuk memalak warga atas nama zakat dan partisipasi lebaran.

Di lain waktu, ada kedunguan akut wagabener yang tidak bisa membedakan air bersih dan air layak minum. Walhasil air taikpun dia seruput.

Dan gabener dengan gaya soaknya selalu menyalahkan Ahok setiap perkara kelakuan dodol anak buahnya muncul kepermukaan. Tapi bungkam seribu bahasa ketika mengetahui wagabener sudah pegang daftar masjid radikal padahal gabener tantang supaya yang punya daftar maju untuk tunjuk masjid mana yang diisi penceramah dobol.

Dan terakhir bukti Jakarta dipimpin dua ayam sayur adalah soal reklamasi. Setelah kepalanya dikemplang karena coba-coba cari muka karena menyegel yang sudah disegel, gabener ayam sayur itu bakal digoyang keras oleh pendukungnya sendiri. Alih-alih menghentikan reklamasi sesuai janji kampanyenya, gabener ini justru meneruskannya dengan sejuta alasan yang sudah disiapkan lewat akrobat kata yang memuakkan.

Hebatnya lagi, reklamasi itu minus pungutan yang dicanangkan Ahok untuk kesejahteraan orang banyak.
Begitulah nasib orang Jakarta yang gabenernya ayam sayur yang makin kelihatan bohongnya.

Ini akibat banyak orang dibohongi pake Al.Maidah. Yang menelorkan figur pemimpin amatir yang prestasinya baru terbatas di urusan lendir

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

Thursday, June 14, 2018 - 22:45
Kategori Rubrik: