Harga Sebuah Tradisi Mudik Jaman Jokowi

Ilustrasi

Oleh : Iyyas Subiakto

Dalam 5 hari berjalan saat mudik dimulai jum'at sore sampai hari ini, selasa 12 Juni 2018. Komentar para pemudik beragam dalam kepositifan karena mereka merasakan kelancaran yg sudah menahun menjadi stigma bahwa mudik=macet. Anjuran klakson 3x # 2019 GP tidak sempat dilakukan karena terbius keasyikan menikmati jalan yg mulus maknyus.

Info yg direlease tentang cepatnya waktu tempuh. Jkt - Sby yg dulu 48 jam sekarang 12 jam, Sby-Jgy yg dulu 8 jam sekarang 4 jam, dst. Dari data yg ada kelancaran di jalan dan jarak tempuh tereduksi waktu antara 50 sampai 70 %, ini capaian yg luar biasa. Kalau konsumsi BBM rata rata 1 ltr bensin utk 8 km dalam kecepatan 70-80 km / jam, maka route Jkt - Sby mengkonsumsi BBM ÷/_ 120 ltr tanpa membuang BBM yg dibakar dalam jalan yg macet. Bila rata rata pembakaran yg percuma itu adalah 30% dari konsumsi normal maka ongkos macet yg 36 jam x 10 ltr x 30 % = 106 ltr x Rp. 6.500 = Rp. 689.000,-.

Setiap tahun rata rata mobil pribadi yg mudik ÷/- 4,5jt kenderaan, dan bila di ambil rata rata cost reductionnya Rp. 500.000,-, maka akan ada dana masyarakat yg bs diefisienkan +/- Rp. 2,5 triliun, belum termasuk Bis dan angkutan lainnya.

Uang sebesar Rp. 2,5 T akan menjadi buying power yg tidak kecil apalagi bila dibelanjakan didesa, akan menjadi stimulan ekonomi lokal yg lumayan.

Jadi jalan tol yg di bangun di era Jokowi sepanjang 536 km dlm 3,5 thn telah melampaui 32 thn zaman orba yg membangun hanya 412 km, bgt jg zaman Sby 10 thn membangun 212 km begitu berarti. Kenapa Jokowi bgt ngotot membangun infrastruktur, tahun ini sudah terjawab baru dari jalan tol, belum lagi waduk, dan sarana lainnya. Tekadnya menyelesaikan tol trans Jawa dari Merak ke Banyuwangi pd akhir 2019, adalah bagian dari Nawa Cita yg sdh dicatat dalam programnya.

Sehingga siapapun kita wajib melek dan menerima fakta yg ada. Tagar2an tak perlu jadi bahasan. Mau ganti presiden segala, apalagi yg nyalon jenis bunglon usia tua. Boro boro kita menerima hasil kerjanya, bisa bisa kita cuma dikasi cerita.

Selamat Hari Raya, mudik lancar keluarga bahagia. Indonesia Maju bersama presiden yg bisa bekerja.

Sumber : Status Facebook Iyyas Subiakto

Saturday, June 16, 2018 - 15:45
Kategori Rubrik: