Hanya PKS yang Keberatan SKB 3 Menteri Soal Ketentuan Seragam

ilustrasi
Oleh : Yetti Agustien
Sudah kudungan kalau PKS akan ngamuk-ngamuk karena adanya SKB 3 Menteri yang mencabut kewajiban jilbab di SD-SMP negeri.
"Sehingga, dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut justru menimbulkan ketakutan di daerah. Seperti di Padang, Provinsi Sumbar ini, Dinas Kebudayaan terpisah dengan Dinas Pendidikan. Dinas Kebudayaan memberikan aspirasi agar Padang dan Provinsi Sumbar jangan disamakan dengan tempat lain. Di sini, masyarakatnya sangat agamis," Jelas Abdul Fiqri Faqik, anggota DPR-PKS (Republika.co.id / 18 Feb2021)
Jelas ya, masyarakat jilbaban karena dipaksa dengan alasan "agamis," sedang fiqh ulama cenderung ke pakaian sopan.
Biasanya kalau yang suka maksa-maksa begini maka, setelah jilbaban akan ditarik ke pengajian, nyoblos PKS.
PKS sama sekali gak mikir dan tidak merasa bertanggungjawab dengan turunnya kualitas kaum jilbaban, hingga muncul gerakan buka jilbaban di kalangan perempuan.
Puas kalau kemudian kejadian ahlak kaum jilbaban di bawah yang buka-bukaan. Ajaran Islam diolok-olok sebagai ugal-ugalan?
Pada kenyataannya, dalam Kristen, Yahudi bahkan agama lain ada juga anjuran jilbaban, tetapi ditempatkan sebagai pilihan bukan diwajibkan yang ternyata hukumnya berasal dari politik-politikan.
Sumber : Status Facebook Yetti Agustien
Saturday, February 20, 2021 - 11:45
Kategori Rubrik: