Hamas Dan Kampret

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Saleh

Tidak usah heran dgn KAMPRET yg mencaci-maki Kyai Yahya Staquf, krn mereka memang mahluk aneh. Presiden Syria Bashar Al Assad yg nyata² MEMERANGI ISRAEL pun mereka kutuk bahkan mendukung Pemberontak Suriah yg didukung oleh AS dan sekutunya termasuk Israel untuk menumbangkan Presiden Syria tsb.

Hamas sendiri yg oleh Presiden Syria diberi tempat di Syria termasuk membangunkan Kantor Pusat di Syria ketika terusir dari Palestina malah balik mendukung kelompok pemberontak tanpa tahu terimakasih.

Bolehlah para KAMPRET itu mencari tahu, negara Arab mana yg berani menampung Hamas selama ini selain Syria ??
Padahal konsekwensinya sangat jelas, berani merangkul Hamas maka tentu akan berperang melawan Israel dan AS serta semua kacungnya, dan hanya Presiden Syria yg berani melakukan itu, walau harus berkali-kali dikhianati oleh Hamas yg notabene adalah anak kandung dari Ikhwanul Muslimin (IM).

Terakhir mereka harus gigit jari karena diusir keluar oleh Bashar Al Assad dari Syria dan kantornya ditutup, dan saat ini setelah menyaksikan kemenangan demi kemenangan diraih oleh Pasukan Pemerintah Syria (SAA) atas para pemberontak termasuk Free Syrian Army (FSA) yg didukung oleh Hamas, maka dgn MUKA BADAK para pemimpin Hamas tsb ingin membangun kembali hubungan dgn Syria tp diacuhkan.

Jadi jangan heran kalau perlawanan Hamas di jalur Gaza skrg sangat lemah karena Iran, Hezbollah Lebanon dan Syria berhenti mensuplai senjata ke mereka akibat pengkhianatan demi pengkhianatan yg mereka lakukan selama ini yg selalu menikam dari belakang.
Yg bisa dilakukan oleh Hamas skrg hanya melempar mortir murahan ke wilayah Israel untuk mengundang tentara Israel membombardir Gaza dan yg jd korban adalah rakyat sipil lalu oleh Hamas dijadikan jualan untuk menuai empati dunia.

Tambahan info:
Palestina adalah bagian dari Suriah sebelum jatuh ke Inggris. Sejak konflik 1948, lebih dari setengah juta pengungsi Palestina tinggal di Suriah. Para pengungsi tersebut mendapat perlakuan lebih baik ketimbang di negara Arab tetangga Palestina lainnya, bahkan dianggap sebagai warga negara sendiri.

Jadi omong kosong semua pengamat Timur Tengah jika selama ini mereka mendukung Syria lalu juga memuja-muja Hamas!!! 

Catatan:
Sy sengaja menampilkan bendera Syria setiap menyebut nama negara itu krn banyak bendera PALSU yg beredar dikalangan pendukung pemberontak seperti Bachtiar Nasir DKK dan jg di leher pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.

Salah satu referensi:
https://asubbhan.wordpress.com/…/hamas-dan-pengkhianatan2-…/

Ket. Foto:
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan Khaled Meshal mengibarkan bendera Pemberontak Suriah

Sumber : Status Facebook Muhammad Saleh

Thursday, June 21, 2018 - 18:00
Kategori Rubrik: