Halo UGM, Ngapain Datangi Sugi Ke Kampus?

Ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Kalau benar, pak Sugi diterima di Kampus UGM, pemahaman umat terhadap ajaran Islam paling dasar benar-benar memprihatinkan.

Jadi wajar jika Syekh Yusuf Bin Ismail Nabhani 'mengeluh' dalam bukunya Syawahidul Haq,

علماء زماننا عوام
Ulama (pakar sekalipun) zaman kita (abad 19 akhir) adalah orang-orang awam (jika dibandingkan dengan ulama generasi sebelumnya).

Tak heran pula jika sekaliber Syekh Ramadhan al-Bouthi menyanggah pujian bahwa ia adalah Ghazali dijaman ini. Katanya, "Satu hari kehidupan al-Ghazali setara dengan kualitas seluruh usia saya".

Dinamika yang dihadapi umat semakin berkembang. Disisi lain kualitas 'ulama' tidak lebih baik dari sebelumnya.

Lalu bagaimana orang yang tidak pernah ngaji, baca al-Quran saja dibantu huruf latin tapi begitu digandrungi? Karena yang alim dihantui perasaan minim ilmu sehingga banyak pertimbangan untuk berbicara.

Sementara yang tidak mengerti apa-apa terus menerus bersuara. Sementara masyarakat tidak tahu mana ustadz yang berpengetahuan mana yang tidak. Yang bunyi yang mereka ikuti.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Thursday, March 22, 2018 - 12:30
Kategori Rubrik: