Hal Ghoib Penanganan Covid di Bekasi

ilustrasi

Oleh : Simon David Monty

Dikhabarkan bahwa ada satu keluarga warga Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, terinfeksi Covid-19. Dua di antaranya, yakni ibu dan anak semata wayangnya meninggal dunia. [1]•

Setelah di cross check detail kasus Covid-19 di website resmi kota BEKASI [2]•, didapatkan hasil dari metode pemeriksaan di wilayah Bekasi per 12 September 2020 :

• Pada Tabel Grafik Terkonfirmasi, Total Terkonfirmasi Positif = 1.185 orang

• Total RAPID Test sebanyak 37.520,

• dimana angka REAKTIF-nya HANYA 661 orang,
( 37.520 – 151 yang Samar – 82 yang Invalid )

• dengan total KONFIRMASI POSITIF melalui PCR Test HANYA 57 orang,

• dan hasil yang Negatif/ Non-Reaktif = 36.626 orang.

Pertanyaannya :

1. Angka Total Terkonfirmasi Positif = 1.185 orang dalam Grafik Terkonfirmasi dapat darimana?

Bukankah jumlah total yang REAKTIF setelah di Rapid Test HANYA 661 orang, itupun yang di KONFIRMASI melalui Swab PCR Test HANYA ada 57 orang?

2. Selisih 524 orang pada Tabel Grafik Terkonfirmasi berbanding dengan Tabel Data Pelacakan Rapid Tes hilang secara GHOIB kemana?

3. Kita mau AMBIL POSITIF nya aja, tapi ANGKA POSITIF-nya ada 2 dan TIDAK SINGKRON satu sama lain, kita harus ambil yang mana pak?
_____
REFERENSI :

[1]• Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19, Ibu dan Anak Meninggal Dunia | 12 September 2020
https://www.kompas.tv/…/satu-keluarga-di-bekasi-positif-cov… ]
_____

[2]• Detail Covid-19 BEKASI
https://corona.bekasikota.go.id/ ]

Sumber : Status Facebook Simon David Monty

Monday, September 14, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: