by

Gubernur Rasa Presiden

Oleh : Aru Martino

Banyak yang menganggap (termasuk saya) kalo apa yang dilakukan Anies dengan melempar sesuatu ke Pemerintah Pusat sebagai tanda dan bukti bahwa dia itu tidak becus dan cuma pandai bicara.T ermasuk soal Formula E yang diserahkan kepada Pemerintah Pusat untuk diurus. Tapi kali ini saya ingin melihat dari sudut lain untuk mendapatkan pesan tertentu.

Menurut saya memang Anies sengaja memainkan permainan tersebut untuk menunjukkan bahwa dia adalah Gubernur rasa Presiden atau bahasa konyolnya yang sering beredar di publik adalah “Gubernur Indonesia”. Dia sanggup memutuskan apa saja yang dia mau dengan proses eksekusi ditangani oleh Pemerintah Pusat. Bagi saya ini sebuah sisi lain yang perlu dicermati.

Jika pendapat saya benar,Ada motif apakah dengan tujuan tersebut? Apakah untuk menaikkan elektabilitas dan engagement nya? Apakah untuk memberikan sinyal pada publik bahwa sekalipun dia hanya seorang Gubernur tapi dia punya rasa seorang Presiden? Seperti yang selama ini sering kita dengar bahwa Anies adalah Gubernur Indonesia?Apakah ini langkah taktisnya untuk sebuah tujuan mencapai kursi RI 1?

Apapun motifnya, Bagi saya hanya Anies lah satu-satunya Gubernur yang selalu dan mampu merecoki Pemerintah Pusat dengan hal-hal yang dia buat untuk menunjukkan kepada publik bahwa dia mampu membuat Pemerintah Pusat sibuk dengan agendanya. Ada yang mengatakan bahwa Anies ini ibarat anak kecil yang suka berantakin mainan tapi gak bisa beresin. Tapi apapun itu, Menurut saya Anies telah berhasil mengecoh dan mempermainkan Pemerintah Pusat. Buat saya kejadian pengambilalihan tanggung jawab soal Formula E ini sdh disetting sedemikian rupa jauh-jauh hari. Bagi saya Anies itu bukan orang bodoh tapi orang licik.

Sumber : Status Facebook Aru Martino

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed