Gubernur "Rasa" Perusuh

ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Presiden mengundang 3 pedagang asongan, Pak Rajab, Pak Ismail dan Pak Usma, yang menjadi korban aksi rusuh 22 Mei ke Istana. Mereka dijamu makan dan mendapat bantuan untuk modal berjualan lagi..

Harusnya yang kek gini ngga perlu Presiden, cukup Walikota Jakarta Pusat.. Atau gubernur Jakarta..

Gubernur Jakarta memilih berpihak dan menjadi humas para perusuh 22 Mei itu. Hampir tiap hari dia update jumlah korban rawat inap.

Dia memilih membela para perusuh

Ia bahkan belum nampak intens menghampiri para pasukan TNI-polri yang masih bersiaga, 500 m dari kantornya. Pasukan yang seharusnya kawan pemerintah daerah..

Ini memang menarik..
Gubernur SAMA SEKALI rela tidak profesional hanya karena ia berseberangan politik dengan Presiden. Yang dulu pernah memecatnya sebagai menteri

Trbukti..
Pemecatannya dulu sangat tepat. Anies Baswedan bukan sosok yang loyal dan firm

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Tuesday, May 28, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: