Gubernur DKI, Seriuslah Tangani Banjir Jakarta

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Dalam 2 bulan terakhir, Jakarta dilanda banjir lumayan besar sebanyak 3x. Sebetulnya, yang kedua (2 minggu lalu) yang mencemaskan, karena dua dari tiga penyebab banjir di Jakarta (kiriman air dari Bogor yang lewat Ciliwung dan hujan lokal di Jakarta).

Hujan di awal Februari itu membuat sejumlah wilayah yang sempat tidak banjir, tergenang lagi. Contohnya Kampung Pulo.

Alih-alih nyinyir "Jakarta banjir lagi.." atau nyebar meme mengejek banjir, para pendukung Ahok atau yang netral atau yang mendukung Presiden Jokowi, sebaiknya terus mendorong kritik kepada relasi pusat dan pemprov yang nampaknya kurang bagus selama 4 bulan rezim gubernur yang ini

Lihatlah saat Balai Besar Ciliwung yang siap melanjutkan profram normalis.. eh naturalisasi Ciliwung, tidak bisa bergerak karena anggaran dan aksi pembebasan lahan dari pemprov dihentikan.

Perdebatan tentang istilah atau narasi KEBER wkwk AN justru lebih mewarnai langkah gubernur baru. Tak nampak satupun perintah gubernur dengan solusi nyata

Padahal solusi atau program sudah baik dari rezim sebelumnya. Gubernur baru tinggal melanjutkan. Entahlah, dia gengsi atau memang tidak kompeten

Yang rugi jelas masyarakat. Kalo banjir masih terjadi lagi dalam 2 bulan ke depan. Trauma akibat kerugian materiil saat banjir 2013 awal, masih saya rasakan.

Betul.. 
Banjir Jakarta ngga mungkin selesai. Rezim yang lalu telah mengurangi titik banjir sangat signifikan. Dari 2000an titik menjadi 80-90an titik. Saat banjir kemaren, titik banjir meluas lagi sampe 100an titik (dihitung jumlah RW). Artinya, kinerja pemprov menurun. Bisa jadi pengerukan sungai melambat atau ngga ada dalam setahun ini

Dibutuhkan kepemimpinan, bukan orator

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Sunday, February 18, 2018 - 17:15
Kategori Rubrik: