Ghirah dan Tingkat Pendidikan Tidak Berkorelasi Pada Kewarasan Bermedsos

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Kalo ghirah keagamaan kita tinggi, seharusnya berbanding lurus dengan empati. Seharusnya juga berbanding lurus dengan kematangan pribadi dan tingginya pendidikan.

Nyatanya tidak juga.

Ada yang enteng saja bilang "baru kemaren putusan MK tentang LGBT, sekarang Allah langsung membalas dengan gempa di sepanjang pantai selatan Jawa!"

Ada yang enteng mengatakan gempa adalah azab dari Tuhan, alih-alih bersimpati pada yang rumahnya roboh. Atau rumah sakit yang harus sedikit trganggu operasionalnya, padahal ada banyak pasien kritis

Ada yang dengan enteng menyebar hoaks tentang ibu Presiden atau istri Panglima TNI yang baru. Padahal dia punya ibu, istri dan anak atau saudara perempuab

Ada yang enteng saja menghapus postingan hate speech atau fitnah. Dan lalu hidup berjalan seperti biasa

**

Anda orang2 seperti di atas?

Yang berusia 50 atau 60 tahun? 
Anda seharusnya sudah "mandeg pandito", menjadi guru, bukan sengkuni atau brutu

Yang berusia 30an atau 40an? 
Anda seharusnya sudah mapan dan menjadi contoh adek2 atau generasi penerus. Bukan pemilik akal tergerus

Yang berusia 20an? Bersiaplah Anda menangis saat tak satupun perusahaan mudah menerima Anda

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Sunday, December 17, 2017 - 16:45
Kategori Rubrik: