Gerindra dan SBY Lakukan Politisasi Tak Beradab

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

1 parpol full oposisi (Gerindra), 1 parpol netral (PD) dan 1 parpol semi oposisi (PAN) membuat blunder besar dalam seminggu trakhir dalam mem-blow up isu-isu publik

Yang pertama tentang kasus gizi buruk di Asmat. Dimana Gerindra membuat sebuah postingan yang intinya mengkritik keras pemerintah pusat yang tidak memperhatikan sapra di Asmat. Masalahnya kemudian ada kata2 tentang jumlah puskesmas dsb. Yang dibantah dengan telak oleh akun fb Fritz Haryadi yang lalu viral

Yang kedua, justru dilakukan oleh ketum parpol ya sendiri sekaligus Presiden keenam. Isu kriminalisasi ulama dan pertumbuhan ekonomi diangkat. Warganet membalikkan pernyataan Presiden keenam dengan menyodorkan bukti bahwa di masa beliau menjabat, ada sekian (yang dianggap) ulama dihukum.

Yang ketiga juga dilakukan oleh ketum PAN sekaligus ketua MPR nan terhormat. Isu seksi seperti L*** yang sedang dibahas untuk dimasukkan dalam R-KUHP menjadi blunder, saat Sekjen PPP menyatakan bahwa PAN bahkan tidak hadir dalam pembahasan. Ketua MPR sebelumnya menyatakan bahwa ada 5 parpol yang tidak setuju isu itu dimasukkan dalam KUHP

Berpolitik lah secara beradab
Harus mencerdaskan rakyat
Bukan bermain isu, lalu membelokkannya.

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Monday, January 22, 2018 - 12:15
Kategori Rubrik: