Gaul Dengan Yang Sepaham

ilustrasi

Oleh : Ahmad Sarwat

Gaul itu bagusnya sama yang sepaham saja. Kalau ngomong jadi paham, becanda dan ngelawak pun juga paham. Masak udah ngelawak susah-susah nggak ada yang ketawa? Kan rugi.

Menikah dan punya pasangan hidup bagusnya juga yang sepaham. Bukan hanya satu agama, kalau bisa satu mazhab dan satu aliran aqidah. Salafi kawin sama Aswaja, bisa perang melulu judulnya.

Berteman juga bagusnya yang sepaham saja. Biar kompak dan tidak gegeran melulu kerjaannya.

Bahkan bersosial media juga gitu. Jangan coba-coba ikut group yang isinya beda-beda aliran. Isinya perang tujuh turunan.

Maka saya terapkan prinsip bergaul hanya dengan yang sepaham saja. Kalau ada yang gak sepaham, segera saya unfriend, blokir selamanya.

Mau berteman? Syaratnya kudu sepaham dulu.

Kalau gak sepaham lalu banyak cingcong, banyak tingkah, itu namanya buang-buang umur. Usia jadi mubadzir karena tidak ada manfaatnya eyel-eyelan.

Kalau temannya sepaham, liat status teman kok hati rasanya senang. Tapi kalau temannya tidak sepaham, bawaannya mau nimpuk aja ngelihat statusnya.

Dalam hal ini berlaku prinsip, yang waras ngalah aja.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat, Lc.MA

Friday, June 28, 2019 - 19:30
Kategori Rubrik: