Ganyang Haikal Hasan

ilustrasi

Oleh : Wong Dendo

Beberapa hari terakhir jagat media sosial dihebohkan oleh pertarungan sengit (twitwar) antara @xdigeeembok (El Diablo) dengan @opposite6891(Opposite 6890). Semuanya berawal dari unggahan pegiat media sosial Denny Siregar yang menyesalkan pelibatan anak-anak dalam gerakan politik orang dewasa yang ia beri judul, “Santri Calon Teroris.”

Dalam foto yang ia unggah tersebut memang terlihat jelas, ada beberapa anak di bawah umur yang sedang memegang bendera hitam dan putih bertuliskan tauhid yang selama ini kita kenal dengan bendera ormas radikal HTI. Saya kira, kita yang masih normal dan waras, sependapat dengan Denny, bahwa anak-anak itu sedang dipersiapkan menjadi teroris.

Namun ternyata ada yang tersinggung dengan unggahan Denny Siregar itu. Ia kemudian dilaporkan ke Polresta Tasikmalaya karena dinilai telah menghina dan mencemarkan nama baik pesantren. Para pemuja HTI, yang pro-khilafah itu, lalu bermunculan mencela tulisan Denny. Salah satunya adalah @opposite6891, yang kemudian menjadi viral itu.

Setelah aksi ceroboh yang dilakukan oleh @opposite6891, yang telah menyebarkan data pribadi Denny Siregar di Telkomsel itu ke publik, dibongkar oleh @xdigeeembok, kita menemukan beberapa fakta menarik. Salah satunya adalah, kita jadi tahu bahwa ternyata selama ini, Telkomsel dihuni oleh kaum kadal gurun, para haters pemerintahan Jokowi itu.

Terkait hal itu, saya pikir sudah banyak dibahas, baik oleh rekan-rekan saya penulis seword pun media-media mainstream lainnya. Maka saya tidak akan membahas itu lagi. Saya justru tertarik dengan fakta lainnya yang secara gamblang telah diungkap oleh @xdigeeembok, yakni munculnya nama Haikal Hassan sebagai pendana bagi @opposite6891.

Konon Haikal Hassan telah mentransfer sejumlah uang ke salah satu rekening bank milik Opposite6890, yang belakangan diketahui memiliki dua KTP itu, yakni atas nama Wahyu Budi Laksono (KTP Jakarta Timur) dan Irsan Rauf (KTP Kota Denpasar), demi melancarkan aksinya membongkar data pribadi Denny Siregar untuk selanjutnya disebarluaskan ke publik.

Nah, pertanyaannya sekarang, ada apa gerangan sehingga Haikal Hassan terlibat dalam permainan busuk itu? Apa kepentingan ustaz berusia 51 tahun itu sehingga ia rela merogoh kocek untuk mendanai @oppsoite6891? Okelah, katakanlah Haikal merasa tersinggung dengan unggahan Denny Siregar karena ia dan kelompoknya merasa dilecehkan.

Tapi saya pikir bukan hanya Haikal saja yang tersinggung. Ada banyak pihak tentunya: seluruh laskar, ulama, dan simpatisan HTI, FPI, PA 212, dan ormas-ormas sejenisnya. Lalu kenapa hanya Haikal yang memberikan uang kepada @opposite6891? Jawaban pastinya hanya akan kita ketahui dari Haikal sendiri sebagai penyandang dana, dan Opposite sebagai penerima dana.

Tapi tidak mungkin mereka mengakuinya jika tidak suatu saat nanti mereka dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangannya. Oleh karenanya kita hanya bisa mencoba melakukan analisis. Baiklah, kita mulai dari pertanyaan sederhana, “Apakah uang itu berasal dari uang pribadi Haikal Hassan atau ia hanya perantara saja?"

Bisa jadi ya, bisa pula tidak. Tapi jika saya ditanya, saya akan menjawab bahwa Haikal hanya perantara saja. Sangat mungkin ada orang besar di balik uang tersebut. Siapakah orang besar itu? Ada beberapa kemungkinan. Salah satunya adalah keluarga Cikeas. Mungkin saja SBY, atau sang putra mahkota, AHY, ayah Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Kenapa? Kita tentu masih ingat ketengangan yang melibatkan Annisa Pohan, istri AHY, dengan Denny Siregar beberapa waktu lalu. Dalam cuitannya, Denny menyinggung AHY yang seolah-olah menyeret anaknya ke ranah politik dengan men-setting sedemikan rupa tugas sekolah anaknya untuk menyuarakan lockdown sebagaimana sebelumnya disuarkan AHY.

Ketika itu, Denny Siregar tidak hanya sekedar mempertanyakan keaslian tugas sekolah Almira, ia juga menyinggung Demokrat yang berekasi keras atas “perselisihannya” dengan istri sang ketua umum. Jadi, mungkin saja keluarga Cikeas itu memanfaatkan kehebohan yang saat ini terjadi untuk menuntaskan dendamnya kepada Denny Siregar.

Selain keluarga Cikeas, keluarga Cendana juga patut kita curigai. Bukan rahasia lagi bahwa Haikal Hassan cukup dekat dengan keluarga Cendana selama ini. Apa hubungannya Cendana dengan Denny Siregar? Ya jelas ada dong. Denny Siregar seorang pendukung setia Jokowi, yang selama ini cukup keras menentang isu kebangkitan PKI di Indonesia.

Isu kebangkitan PKI itu sendiri asalnya dari Cendana. Itu jelas. Dan berdasarkan analisis yang beberapa waktu lalu pernah dilakukan oleh Ismail Fahmi, Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, diketahui bahwa Haikal Hassan bersama Fadli Zon, Tommy Soeharto, Lutfi Muhamad, dan Plato, merupakan top 5 influencers isu bangkitnya PKI.

Tidak hanya kali ini saja memang. Sudah sejak lama keluarga Cendana “memakai” Haikal Hassan untuk menyuarakan kepentingan politiknya. Maka tidak menutup kemungkinan Haikal Hassan menjadi perantara antara Oppsoite6890 dengan Cendana. Isu yang kait-mengait dengan agama dan umat, memang sesuatu yang teramat seksi untuk dimainkan.

Sekecil apa pun kesempatan, jika itu bertujuan untuk meruntuhkan wibawa Jokowi, harus dimanfaatkan. Pertanyaan selanjutnya, mungkinkah hanya Rp. 5 juta yang ditransfer sebagaimana diungkap oleh @xdigeeembok? Menurut saya lebih dari itu. Bisa jadi berkali-kali lipat. Tapi mungkin yang bisa terlacak ya yang Rp. 5 juta tadi.

Setelah Febriansyah ditetapkan sebagai tersangka pembobol data pribadi Denny Siregar, pemilik akun @Opposite6891, terlebih-lebih Haikal Hassan, yang diduga sebagai pendana untuk pembobolan itu, sangat perlu dimintai keterangannya. Agar semuanya menjadi terang benderang. Apakah uang itu berasal dari uang pribadi Haikal atau ada nama besar di baliknya.

Haikal Hassan adalah virus yang cukup membahayakan bagi keberlangsungan bangsa ini. Haikal Hassan adalah virus yang memiliki daya rusak yang cukup dahsyat terhadap persatuan, kesatuan, dan keindonesiaan kita. Haikal Hassan dan rekannya, ulama-ulama radikal lainnya, telah memecah belah rakyat Indonesia dengan propaganda sesat mereka.

Ganyang Haikal Hassan!

Salam Indonesia satu!

Sumber : Status facebook Wong Dendo

Sunday, July 12, 2020 - 10:45
Kategori Rubrik: