by

Ganjar, Apel yang Segar

Oleh : Herry Tjahjono

Ganjar Pranowo bukan tipe pemberi janji. Misalnya, dia tidak pernah menjanjikan pembangunan rumah warga ketika berkampanye. Tapi pada kenyataannya selama 2018 – 2021 saja dia membangun sebanyak 755.015 unit di Jateng. APBD Jateng hanya sekitar Rp 27 triliun (bandingkan dengan Jakarta yang Rp 70 triliun), padahal wilayahnya berkali lipat lebih luas.

Maka dengan kemampuan mobilisasinya yang hebat, Ganjar menyatukan 35 kabupaten kota untuk mengeroyok pembangunan rumah layak huni. Ganjar juga meminta bantuan pemerintah pusat. Ia mengistilahkannya sebagai proyek gotong royong. Nama programnya : “Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng” dengan menggunakan aplikasi Simperum.

Dengan aplikasi ini, Pemprov bisa memonitor keberadaan rumah tidak layak huni di mana saja. By name by addres. Dahsyat ! (Bandingkan dengan program Rumah DP Rl 0,- yang baru terbangun 780 Unit)….. Ini baru soal pembangunan rumah. Belum keberhasilan berbagai program lainnya di Jateng. Sayang memang, kehebatan program-program Ganjar ini tidak menggema secara nasional. Sementara program Rumah DP Rp 0,- yang “nggedabrus” itu malah lebih menggema, meski dari segi kegagalannya.

Membandingkan Ganjar dengan Anies memang tepat Seperti istilah “apple to apple”…. (sebagai sesama gubernur). Kalau Ganjar adalah apel yang segar dan lezat, sedangkan satunya apel yang….(Ah, tak tega saya melanjutkannya).

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed