FPI Itu = Anshorullah?

ilustrasi

Oleh : Uju Zubaedi

Ketika ada yg mengeritik nama (sebutan) "Pembela Islam" dg logika bahwa Islam agama Allah itu luhur dan mulia, tidak butuh "dibela" oleh manusia yg rendah dan hina di hadapan-Nya, orang2 FPI menyanggah kritikan tsb dg menggunakan ayat2 Al Quran terkait "Anshuorullah" yg mereka terjemahkan : "Pembela Allah".

Saya ingatkan agar orang2 FPI tidak membodohi diri dan membodohi ummat dg memanipulasi Kalamullah.

Allah itu Maha Lembut dan Maha Beradab (Al Lathief). Allah didak suka menggunakan kosakata yg kotor, vulgar dan arogan.

Keadaban dan kelembutan Allah itu ajali, sedangkan keadaban keberadaban manusia itu tumbuh berkembang ke arah yg lebih baik.

Dahulu ada segmen pekerja yg disebut "babu", "jongos", "pesuruh", dsb. Sekarang manusia sudah lebih beradab, sebutan begitu tidak digunakan lagi. Orang menyebutnya "pembantu", "asisten", "ofice boy" ("anak kantor"), dsb. Status resmi mereka "pekerja".

Kelembutan dan keadaban Allah itu ajali. Sejak "awal"nya Allah itu Maha Lembut, halus dan beradab.

"Nashoro - yanshuru" itu artinya membantu/menolong (help) BUKAN MEMBELA. Anshorullah" itu PEMBANTU/"PENOLONG" Allah. Kosakata yg dipilih oleh Yg Maha Lembut.

Ketika seorang Big Boss bilang ke bawahannya : "TOLONG ambilkan tas saya di mobil". Itu bukan ujaran orang yg lemah butuh pertolongan, melainkan ujaran keadaban/keramahan (hospitality).

Yang namanya "penolong/pembantu" itu lebih rendah dan lemah di hadapan pihak yg dibantunya. Adanya (banyaknya) PEMBANTU bagi seseorang, adalah meninggikan kemuliaan/martabatnya. Sebaliknya ketiadaan (ketidak-punyaan) pembantu adalah orang kebanyakan yg segala sesuatunya dilakukan sendiri.

Begitulah "Anshorullah", para PEMBANTU ALLAH. Mereka itu rendah dan hina di hadapan Allah

FPI mengartikan Anshorullah itu "PEMBELA ALLAH" dan dijadikan pembenaran Al Quran atas keberadaan dan aksi2 mereka. Padahal yg dibela itu posisinya di bawah (negatif). Terjepit, terancam, tertindas, tersandera dsb, dan dg kondisi tidak berdaya. Misalnya TERDAKWA yg diancam hukuman, PEMBELAnya itu ADVOKAT yg punya posisi dan kekuatan.

Apakah fpi memandang dirinya sebagai tim PEMBELA (advokat) atau PENYELAMAT, sedangkan ISLAM agama Allah sebagai TERDAKWA, TERANCAM, TERSANDERA, sehingga aksi2 mereka itu pun penuh arogansi dan niradab..?

Sungguh KESOMBONGAN dan penistaan ISLAM yg sangat nyata, yg tumbuh dari KEBODOHAN.

Karakter dan perilaku seperti itu Allah menyebutnya HAMIYYATAL JAHILIYYAH (kesombongan yg sejenis kebodohan)

#NamaOrmasnyaSaja
#MenunjukanKesombongan_Penistaan
#BubarkanFpi

Sumber : Status Facebook Uju Zubaedi

Monday, December 2, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: