Fotografer Istana Siapkan Amunisi untuk Jonru Kalau Masih 'Bandel'

 

Oleh: Tante Paku

Sebenarnya banyak penentang Jonru yang menginginkan Jon Riah Ukur Ginting diproses secara hukum setelah sekian lama melakukan "fitnahan" yang tak terbukti. Namun, kalau ketahuan apa yang ditulisnya salah SELALU MENGHAPUS postingannya, atau pura-pura minta maaf saja dengan berbagai alasan khilaf, dan besok meneruskan tradisinya kembali, menulis sesuai tujuannya, entah benar atau tidak pokoknya beropini dulu. Serang dulu, urusan salah-benar belakangan saja. Dan para pendukungnya akan selalu membela dengan satu pertanyaan, apa sih salahnya Jonru?

Begitulah mereka pura-pura berlagak pilon bin bloon, atau tidak tahu postingan Jonru yang sudah dihapus itu dan penuh tuduhan picik. Setelah banyak yang meluruskan, jalan tengahnya ya dihapus saja biar tak ada lagi jejak kedunguannya itu. Ada lagi yang bertanya, layakkah Jonru dipidana atas tulisannya yang menggiring opini yang sering menyesatkan itu?

Terkait dengan kasus foto Jokowi di Raja Ampat hasil bidikan fotografer Istana Agus Suparto, maksud Jonru memang kali ini tidak langsung menuduh Presiden Jokowi, tapi kita pasti paham dengan gaya liciknya, yaitu menggiring opini agar publik ikut meragukan foto itu seperti tuduhannya.

Sebenarnya, bisa saja Jonru dikasuskan atas penggiringan opini tentang foto itu walau tidak menyebut nama pemotretnya lantaran Jonru tidak tahu (atau pura-pura tidak tahu), dan tujuannya memang ingin menuduh Jokowi melakukan pencitraan seperti tuduhan-tuduhan yang sudah sering dilakukannya. Namun, Jonru melakukan tindakan cepat, yaitu menghapus dan meminta maaf bila apa yang ada dalam opininya itu salah.

Lalu bagaimana kelanjutannya dengan ancaman Agus Suparto setelah Jonru melakukan permintaan maaf secara terbuka itu? Padahal, sang fotografer sudah kadung geram gara-gara dilecehkan hasil karyanya oleh Jonru.

Usut punya usut, sepertinya Agus Suparto tidak ingin memperpanjang masalah setelah Jonru menulis permintaan maaf itu. Bukan karena ia takut atau kurang kuat bukti, tapi Agus Suparto mencoba bersikap bijak, banyak pekerjaan penting yang bisa ia kerjakan daripada lebih mempopulerkan Jonru yang bisa jadi senang bukan main dengan mendulang Dollar.

Saya agak merinding juga melihat foto 'siap tempur' Agus Suparto di status akun Facebook-nya. Apakah itu berarti bahwa, ia sedang mempersiapkan serangan balik ke jonru?

Memang sih yang namanya permintaan maaf bisa mendamaikan segala permasalahan. Kini Jonru sudah meminta maaf atas tulisannya itu. Namun rekam jejaknya tetap akan tercatat, dan itu akan menjadi serangan balik yang tak terduga di kelak kemudian hari. Saya jadi teringat kutipan dari sang fotografer, Mereka yang tidak dapat mengingat kesalahannya, suatu saat akan mengulanginya. 

Publik pun tahu bahwa, Jonru orang yang suka mengulangi kesalahan yang sama. Tentu pihak Agus Suparto sudah siapkan amunisi.

Salam NKRI Raya!

 

Sumber: kompasiana

 

 

Monday, January 11, 2016 - 23:00
Kategori Rubrik: