Fatwa Ditengah Khilafiyah

ilustrasi

Oleh : Ahmad Sarwat Lc MA

Kemajemukan mazhab fiqih adalah hal yang tidak bisa disalahkan, juga tidak boleh dipungkiri. Ini bukan kesalahan sejarah, juga tidak perlu dirisaukan.

Dalam keberagaman mazhab fiqih, status kita masih tetap bersaudara dan masih satu kesatuan umat. Masih sama-sama menyandang gelar umatan wasathan dan masih khairu ummah.

Walau kadang ada segelintir orang yang merasa risih dengan keberagaman. Hal ini juga wajar, karena cara pandang tiap orang tidak sama.

Dalam keberagaman meski kita tetap bersaudara, namun tidak lantas kita boleh seenaknya mencampur-aduk keberagaman itu sendiri. Mixing antar mazhab tidak bisa seenaknya dilakukan.

Kalau mixing antar mazhab dibiarkan, kita malah akan menghancurkan originalitas agama kita sendiri. Justru kita lah yang merusak agama dari dalam, bukan disebabkan oleh gempuran musuh di luar sana.

Sebuah upaya konyol bunuh diri yang harus dihindari.

Maka ketika berfatwa kita tidak boleh berfatwa berdasarkan selera dan kesukaan kita. Dalam berfatwa kita masih terikat untuk menjelaskan perbedaan fatwa para ulama di masing-masing mazhab para fuqaha yang muktamad.

 

Para ustadz, penceramah, muballigh dan juru dakwah tidak diperkenankan mengikuti selera pribadi dalam berfatwa, mereka tetap terikat untuk bersikap amanah terhadap ilmu agama, amanah kepada para ulama, amanah kepada Allah SWT dan rasul-Nya.

Setiap fatwa yang disampaikan, jelas harus dirujukkan kepada sumbernya. Bukan hasil mengarang bebas sekenanya.

Ketika para ulama berbeda pendapat, bahkan ketika perbedaan itu sudah ada sejak masih berupa ayat Al-Quran, Hadits Nabawi atau pun atsar para shahabat, wajiblah disampaikan dulu apa adanya.

Bahwa di bagian akhir seseorang juga menampakkan opini pribadinya, itu biasa. Tapi namanya opini, jangan diklaim sebagai wahyu samawi, apalagi dianggap satu-satunya ukuran kebenaran.

Sejak awal cara itu keliru, tidak terpuji, tidak amanah dan tercela.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

Sunday, August 9, 2020 - 17:15
Kategori Rubrik: