Fakta Virus Covid 19

ilustrasi

Oleh : Ngurah Mahardika

Ancaman virus Covid-19 nyata. Ancamannya 0.3% populasi bisa mengalami gejala berat. Itu setara dengan 900.000 orang di Indonesia atau 12.000 penduduk Bali. Jika diasumsikan 50% dari yang bergejala berat itu tak dapat ditolong, jumlah fatalitas dapat diperkirakan. Jika diasumsikan pandemi berlangsung dua tahun, fatalitas tahunan bisa sampai 225.000 di Indonesia, 1500 di Bali.

Beban rumah sakit untuk perawatan pasien di Indonesia sekitar 3% dari populasi, itu 9 juta di Indonesia, 120.000 di Bali. Jika pandemi berlangsung dua tahun, per tahun diperlukan kamar 4.5 juta di Indonesia atau 60.000 di Bali.

Ini data saat ini. Ancaman bisa lebih besar jika virus Covid-19 berubah kian ganas.

 

Itu ancamannya dalam kesehatan. Hentikan hoaks, bahwa Covid-19 adalah konspirasi atau konstipasi. World health organization bukan world hoax organization. Hentikan hoax bahwa jamu, empon-empon, minyak kayu putih punya daya Covid-19 sebelum ada bukti kuat menekan fatalitas. Hentikan hoax bahwa kita sudah menemukan obat manjur anti-Covid-19 sebelum ada bukti sahih mengurangi keganasan virus itu.

Hoax itu bisa membuat masyarakat lalai melaksanakan protokol penekan Covid-19 dengan disiplin. Ini akan tertulis sebagai dosa penyebar harapan palsu.

Mari satu kata: cegah covid bersama-sama. Orang lain akan aman kalau kita aman, demikian sebaliknya. Semua usaha akan ambyar jika kita tak bersatu

Advokator Tanggap Covid

Sumber : Status Facebook Ngurah Mahardika

Monday, July 13, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: