Fakta Tentang Tahun Baru

Oleh: Eko Kuntadhi
 

 Jika kamu mendapat hadiah Tahun Baru berupa voucher rawat inap, sebaiknya jangan digunakan. Di bangsal rumah sakit, orang dilarang tiup terompet. Kamu hanya bisa memainkan terompet dengan menyetel fitur 'vibrate only'.
2. Resolusi yang paling sering saya dengar saat pergantian tahun adalah. "Tahun depan saya harus punya kalendar baru."
3. Salah satu kekejian setiap perayaan tutup tahun adalah mengoleskan ujung terompet dengan minyak angin. Lalu dia membiarkan anaknya sendiri memamainkannya.
4. Menjelang pergantian tahun, bahkan Kenny G-pun mengganti Saxophone-nya.
5. Kembang api yang kita sulut setiap malam tahun baru, cuma pertanda bahwa kita adalah sementara. Kembang api itu bercahaya sebentar, berisik, lalu sunyi. Sementara alam raya setiap hari menyalakan bintang-bintang menandakan pergantian hari.
6. Sehebat-hebatnya kembang api tahun baru, dia tidak mungkin mengalahkan keindahan kerlip bintang.
7. Orang banyak berharap semoga tahun depan lebih baik dari tahun kemarin, tapi sering lupa mensyukuri kebaikan-kebaikan tahun yang lalu.
8. Kita belum pernah mendapatkan ucapan selamat tahun baru dari penduduk Mars atau Yupiter. Jangan-jangan ada fatwa dari Majelis Agama disana yang mengharamkan ucapan tahun baru kepada mahluk yang berbeda planet.
9. Adakah kalendar beragama? Saya tidak tahu. Makanya kita akan bingung dengan istilah tahun baru Islam, tahun baru Kristen, tahun baru Yahudi, tahun baru Hindu. Sebetulnya hanya tahun Hijriyah, Masehi atau Saka. Mirip mengukur suhu, ada yang menggunakan Celcius ada yang menggunakan Fahrenheit. Atau mengukur panjang : depa, kaki, meter. Semuanya valid, tanpa saling memgharamkan.
10. Pergantian tahun di belahan bumi tidak berlangsung serempak. Ada jeda puluhan jam dari satu benua ke benua lainnya. Artinya bahkan yang kita anggap baru pun bagi orang lain adalah barang lama.
11. Apa yang baru dari tahun baru? Cuma kalendar.
12. Setiap merayakan pergantian tahun sebagian besar orang bersuka cita, bersorak, bergembira. Setelah itu mereka pulang ke rumah, kembali lagi ke problem-problem lamanya.
13. Orang praktis adalah mereka yang menunduh aplikasi terompet di HP-nya. Lalu mensetting aplikasi itu aktif tepat pukul 12 malam. Sementara dia sendiri memilih tidur.
14. Orang yang hemat menggunakan terompet bekas tahun kemarin untuk ditiupkan nanti malam.
15. Mereka yang menyalakan kembang api siang hari, adalah orang yang kebelet tahun baruan.
16. Terompet dan kembang api yang menyala dan bunyi berbarengan bukan mendadakan pergantian tahun. Tahun baru hanya ditandai oleh bunyi detik jam yang lembut, konstan dan membosankan.
17. Orang cuma sanggup mengharamkan perayaan pergantian tahun, tapi tidak akan mampu menghentikan jarum jam yang berputar.
18. Pedagang licik adalah menjual terompet bekas, yang ujungnya sobek dan basah, di malam tahun baru.
19. Saya sering bertanya, ketika memproduksi terompet, bagaimana cara memastikan terompet-terompet itu berbunyi?
20. Orang dermawan membeli kembang api, menyalakannya, dan membiarkan cahaya dan ledakannya dinikmati semua orang. Sementara yang kikir hanya mau menikmati ledakan petasan untuk dirinya sendiri.
21. Malam tahun baru, orang dengan gembira mengeluarkan uang untuk merayakannya. Memasuki tahun ajaran baru, orang-orang juga mengeluarkan uang, tapi sering dibarengi dengan nada murung.
 
(Sumber: Status Facebook Eko Kuntadhi)
Saturday, December 31, 2016 - 14:45
Kategori Rubrik: