Fakta Banjir Jakarta

ilustrasi

Oleh : Andrian Kaifan

Mari kita bahas hal yang jadi kebanggaan Pak Romeo Chasmille ini sehingga apapun kritik ke Pak Anies, report ini yg ditampilkannya. Seperti biasa, biasakan independen dulu dg mengabaikan propaganda "Terbukti blablabla.."

Seperti lazimnya suatu musibah, orang akan mengukur ke kerugian materiil atau bahkan korban jiwa. Saya akan coba telaah secara statistik sederhana aja, ambil subtinjauan nya korban jiwa.

Datanya, banjir Jakarta paling luas terjadi di tahun 2007, presidennya Pak SBY dg luas area tergenang 455 Km2 mengakibatkan korban jiwa 48 orang (kurang jelas datanya terlihat).

Sementara era PRESIDEN ANIES BASWEDAN korban jiwa hanya 19 orang dg area banjir 156 Km2. Nah, hal ini berarti, rasio korban jiwa per luas area terdampak nya:

1. Era Presiden SBY = 48/455 = 0,11;
2. Era PRESIDEN ANIES BASWEDAN 19/156 = 0,12.

Analisis data:

1. TERLIHAT jelas rasio korban meninggal per area terdampak lebih besar di era PRESIDEN ANIES BASWEDAN dibanding era Presiden SBY. Artinya, BENCANA BANJIR JAKARTA era PRESIDEN ANIES BASWEDAN lebih mengerikan dari era Presiden SBY!

2. Jika di tahun 2007 itu yg berkuasa adalah PRESIDEN ANIES BASWEDAN, maka korban meninggal dunia nya bisa menjadi:

455/156 x 19 = 55,416 = 56 orang! Jadi TERBESAR KORBAN JIWA nya selama sejarah Jakarta sejak 2002.

Sampaikan ke Pak Anies, Romeop! Gua pake KEKUATAN KATA2 NYA!

Sumber : Status Facebook Andrian Kaifan

Monday, January 13, 2020 - 11:15
Kategori Rubrik: