Fadli Zon Lakukan Pelanggaran Berat, Mesti Jalani Katabelece

REDAKSIINDONESIA-Peneliti dari Formappi, Lusius Karus minta untuk Wakil Ketua DPR, Fadli Zon bisa bertanggung jawab terhadap permintaan fasilitas kepada KJRI New York dalam rangka meminta bantuan fasilitas untuk puterinya, Shafa Sabila Fadli selama berkunjung ke Amerika Serikat.

Lusius mengatakan bahwa Fadli Zon jangan mencari kambing hitam dengan cara menyalahkan Sekjen DPR mengenai surat itu.

“Itu menunjukkan psikologi orang yang salah dengan mencari kambing hitam. Yang pasti karena jabatan FZ itu, dikeluarkan surat, Jadi FZ yang harus bertanggung jawab,” ucap Lusius  di Gedung DPR RI, Jakarta.

Ia juga menyatakan bahwa keinginan dari Fadli Zon untuk membayar ganti rugi KJRI New York sebesar USD 100 menjadi bukti bahwa Fadli memang benar mengakui mengirimkan surat tersebut.

“Itu adalah bentuk pengakuan dia bahwa dia salah, bahwa sebenarnya inisiatif dari dia (FZ), jangan cari kambing hitam. Dengan cara membayar, ia mengakui,” katanya.

Sebagai pejabat negara, Fadli Zon sudah diikat dengan kode etik yang memang berlaku di DPR. Kode etik tersebut harus ditaati oleh semuanya dan tak bisa digunakan untuk kepentingan pribadi, anak atau keluarga.

“Ketentuan ini sudah dilangar FZ, langsung atau tidak langsung, sengaja atau tidak sengaja, telah memanfaatkan jabatan sebagai anggota dengan minta fasilitas kepada KJRI,” ucap dia.

Mengenai klarifikasi dari Fadli Zon, MKD harus dengan sesegera mungkin melakukan proses dan menindaklanjuti pengaduan yang sudah dilontarkan oleh masyarakat.

“Apa pun klarifikasi dari FZ, harus diselesaikan di MKD. MKD jangan hanya diam saja. MKD tidak jadi macan ompong, harus proses katabelece FZ ini karena sudah melanggar kode etik,” tutup Lusius.(hatree) **(ak)

 

 

Saturday, July 2, 2016 - 08:30
Kategori Rubrik: