Facebook Oh Facebook

Ilustrasi

Oleh : Rijalul Wathan Al Madury

Jujur terus terang saya banyak membaca seputar berita tentang Jejaring Media Sosial bernama Facebook yg akan diblokir, disuspend, dihapus, dimatikan, dinon aktifkan di di di di di di nggak tahuuuu... Di Negara Indonesia.
Berita tersebut saya baca dari postingan-postingan sahabat Facebook baik yg mengambil dari sumber berita terpercaya maupun hasil share dari satu postingan ke postingan lain hingga heboh seantero dunia maya Facebook.

Berduka, Sedih, Susah, Deg-degan bercampur menjadi satu itulah yg akan dirasakan oleh sahabat-sahabat para pengguna Facebook di Indonesia tercinta.
Pihak pemerintah RI khususnya kementrian Kominfo akan memberlakukan hal itu kepada pihak facebook Indonesia.

Tentunya Dengan beberapa alasan yg logis bukan sembarang main suspend begitu saja, dan itupun direncanakan dlm jangka waktu tertentu katanya...
Termasuk dari alasan itu adalah adanya kebocoran data pribadi pengguna Facebook Indonesia sendiri. Ketika data pribadi itu diketahui, diretas dan bocor hingga ke jaringan telekomunikasi Internasional maka sedikit akan fatal bagi pribadi penduduk Indonesia sendiri.
Misalnya transaksi on line via fb, memberikan info seputar keuangan, penyadapan no. Rekening Bank dan data-data penting lainnya.
Itu tentu saja sebuah kerugian besar bagi semua pihak tertentu.

Disisi lain alasan pemerintah yg cukup logis adalah banyaknya para pengguna fb yg terciduk karena melakukan hal-hal yg melanggar moral, asusila, sosial dan ketentuan paten fb dan HAM,
Misalnya; Menebar ujaran kebencian (hate speech), hoax (berita palsu), hujatan, caci makian, fitnah, adu domba, pemberontakan terhadap pemerintah, aksi politik tidak sehat, penipuan, pemerasan, share gambar2 dan video cabul, mesum, porno yg bisa membahayakan mental dan moral generasi bangsa, penyebaran isu SARA, penyerangan karakter individu baik etnis maupun agama hingga celaan cacat fisik ataupun mental dan lain sebagainya.
Saya rasa alasan-alasan ini sangat sangat logis dan rasional bagi pemerintah utk menutup Facebook selain itu banyak tukang lebay dan modus juga hehehe 

Nah, menurut saya sih pemerintah bisa dikatakan sudah tepat dan bijak namun bisa juga sebaliknya,
Lhaaa kalau memang ada data pribadi yg bocor kenapa tidak yg bersangkutan atau pengguna itu saja yg disuspend atau diblokir akunnya, ibarat sebuah ban kalau bocor yaaa mesti ditambal diperkuat dilapisi pengaman bukan malah ban-nya dirusak atau malah pabrik ban-nya yg ditutup hanya gara-gara sebuah ban yg bocor saja itu kan lucu...
Sementara masih banyak para pengguna fb yg membutuhkannya utk sarana kebaikan entah itu bisnis online ataupun berdakwah dan sarana komunikasi silaturrahmi jarak jauh seperti saya misalnya dari Malaysia yg tidak bisa dipungkiri bahwa 3000 lebih pertemanan saya masih berada di Indonesia dan beberapa teman ada di perantauan luar negeri sesama TKI dan TKW.

Saya hanya bisa berharap kepada:
1. Sahabat-sahabat pengguna fb di Indonesia, agar bijak dalam bermedia sosial atau berinteraksi di dunia maya agar tidak menjengkelkan pemerintah baik kalian sahabat yg Pro Suaminya Bu Iriana alias Bapaknya Kaesang ataupun yg Pro Mantan Menantunya Pak Harto alias Iparnya Tommy.
2. ‎Pemerintah RI khususnya Kementrian Kominfo agar lebih ketat dalam membangun security, safety and protection of Indonesian Social Media. Dari peretasan data dan penyalahgunaan dunia maya dan juga ada rasa belas kasihan kepada para pengguna Facebook 

Toh, jika rencana penutupan/penon aktifan fb itu benar2 terjadi maka marilah kita tetap bercanda bersenda gurau berbagi pengalaman dan sambung doa serta silaturrahmi via WhatsApp tapi dilarang CHATT MESUM yaaa hehehe  cukuplah orang yg telah lalu saja yg bikin gaduh Nusantara dgn kasus seperti itu

Sumber : Status Facebook Rijalul Wathan Al Madury

Monday, April 16, 2018 - 22:15
Kategori Rubrik: