Facebook Bagi Saya

Oleh: Erizeli Bandaro
 

Ada yang bilang saya itu celebritis Facebook. Ada juga bilang saya sang motivator. Ada juga bilang saya penulis. Semua anggapan orang itu tidak tepat. Mengapa ? Postingan saya di FB sebetulnya di tujukan kepada kedua putra putri saya. Ponakan saya. Dan keluarga besar saya. Mengapa ? Karena tanggung jawab putra Minang itu bukan hanya sebatas anak istri tapi juga keluarga besar. Salah satu bentuk tanggung jawab adalah memberikan nasihat kepada mereka. Nasihat apa saja. Maklum saya termasuk yang tua di keluarga besar. Makanya di ending postingan saya gunakan kalimat penutup " Pahamkan sayang ". Dan saya tidak pernah Tag siapapun agar postingan saya di baca orang lain.

Kalaupun saya membahas politik dan ekonomi saya lebih banyak tempatkan di blog. Karena postingan saya di setting oleh putra saya jadi publik , maka terbaca oleh semua orang. Mungkin karena orang merasa bermanfaat postingan itu untuk diri mereka sendiri maka otomatis mereka like. Karena untuk sampai orang like , menurut survey dari psikologi komunikasi , ternyata di dasarkan oleh dorongan hati. Pemicunya selalu faktor emosi. Jadi kalau sampai postingan itu di like maka itu benar-benar di luar kendali saya dan memang tidak ada satupun orang yang bisa paksa orang like.

Hukum sosmed itu hukumnya lentur. Bisa like Or dislike kapan saja dan tidak ada kaitannya dengan pemujaan kepada seseorang. Hubungan emosi itu hanya ada antara mindset nya dengan isi postingan. Jadi bila postingan Anda sedikit yang like bukan berarti postingan Anda engga menarik ,tapi karena emosi orang tidak tersentuh untuk like. Kalau sampai di bukukan tulisan saya, itupun di luar niat saya. Tapi karena dorongan dari sahabat dumay saya maka akhirnya di bukukan. Apakah saya mendapatkan materi dari buku tersebut ? Tidak ada. Kalau ada royalti akan di sumbangkan untuk panti. Apakah dengan adanya kopdar dan seminar saya dapt uang? Tidak. Malah saya keluar uang dari kantong saya sendiri.

Jadi tolong dengan segala hormat, jangan anggap saya orang terkenal yang mengharapkan keuntungan dari ketenaran itu. Saya bukan orang kaya seperti persepsi Anda. Saya hanyalah seorang ayah dan kakek , kakak yang hanya berusaha bertutur kata kepada mereka lewat Fb. Kalau Anda orang luar merasa ada manfaatnya cukuplah nilai tulisannya, jangan lihat kepada saya pribadi. Kalau engga ada manfaat postingan saya tidak usah jadi sahabat saya dan engga perlu jadi Follower saya. Dan juga engga perlu amat like saya karena saya engga akan orgasme ego karena di like. Baca aja. Saya mah gitu orang nya. Karena saya mah apalah, tua, jelek dan pasti engga berjenggot..

 

(Sumber: Status Facebook Erizeli B)

Thursday, September 15, 2016 - 16:15
Kategori Rubrik: