Erick Thohir VS Djoko Santoso, Siapa Lebih Unggul?

Oleh: Afa Muafa

 

Membicarakan Erick Thohir seagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, tidak afdhol rasanya kalau tak dibandingkan dengan Djoko Santoso yang menjadi Ketua TKN pasangan Prabowo-Sandiaga. Walau terus terang saja, kualitas seorang Erick Thohir harus diakui terpaut jauh di atas Djoko Santoso.

Salah satunya dalam hal menggaet perhatian anak muda, generasi millenial yang akan menjadi pemilih pemula. Keberhasilan Erick Thohir dalam menyelenggarakan Asian Games membuktikan bahwa ia mampu menarik, mengumpulkan, mengkoordinasi dan mengelola 8.000 lebih sukarelawan yang mayoritas berusia muda. Kesuksesan Asian Games itu sendiri juga telah menarik simpati dari pemilih muda.

 

 

 

Faktanya lagi, Erick Thohir memiliki citra yang enerjik, dengan wajah yang enak dilihat. Hal tersebut penting untuk menarik perhatian kaum muda dan tak dimiliki Djoko Santoso yang segera memasuki usia senja. Perlu diingat jugam Erick Thohir memiliki klub basket Satria Muda dimana olahraga basket diminati oleh anak muda. Dan yang pasti dia juga pemilik group MAHAKA, konsorsium besar  yang sebagian besar menyentuh segmen anak muda.

 

Tak diragukan lagi, Erick memiliki akses kuat kepada pemilih muda yang akan mengisi 51% jumlah voter di pilpres 2019 nanti. Sedangkan Djoko Santoso dengan pengalamannya sebagai prajurit TNI, memang seharusnya memiliki jaringan di daerah-daerah, namun hal tersebut juga bukan jaminan.

Salah satu kelebihan lain Erick dibanding Djoko adalah karena dia manusia bebas, tidak berasal dari Parpol. Karena tidak berasal dari parpol, Erick Thohir akan menjadi pemersatu seluruh elemen parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Pemilihan Erick Thohir akan menepis kecemburuan antarparpol ketika ketua TKN berasal dari salah satu parpol koalisi. Sedangkan Djoko Santoso sudah pasti memiliki kedekatan dengan Prabowo dan merupakan kader Gerindra. Hal ini tentu akan membuat pusaran kontrol hanya berada di kubu Gerindra. Partai koalisi oposisi lainnya kemungkinan besar akan merasairi. Hal ini pasti akan mengoyak kekompakan koalisi oposisi.

Terakhir, Erick Thohir adalah pengusaha yang sukses dengan berbagai perusahaan yang didirikannya. Erick bahkan pernah membeli saham mayoritas klub sepakbola Inter Milan, D.C. united dan juga klun basket 76-ers. Sedangkan bila bisa dikategorikan sebagai kelebihan, maka kelebihan Djoko Santoso adalah pernah menjabat panglima TNI, dan dahulu merupakan bawahan Prabowo sebelum dipecat.

Yang pasti walau bukan mantan panglima TNI atau apapun di jajaran militer, Erick Thohir telah membuktikan memimpin dengan strategi dan perhitungan matang. Formula ini telah menghasilkan banyak kesuksesan, salah satu yang terkini adalah suksesnya Asian Games yang mampu memutar Rp 45 triliun.

Adapun pada satu sisi, Djoko Santoso adalah penggemar klenik, hal-hal berbau mistis/tahayul. Pada saat ulang tahunnya, Prabowo menghadiahkan sebuah keris keramat kepadanya

Wednesday, September 12, 2018 - 15:45
Kategori Rubrik: