Efek Paket Ekonomi, Realisasi Investasi Triwulan III Naik 17 Persen

Ilustrasi

Jakarta (RI) - Realisasi investasi pada triwulan III 2015 atau sepanjang Juli - September  menurut catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)  mencapai Rp140,3 triliun, naik 17 persen jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp119,9 triliun.

"Realisasi investasi ini terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp47,8 triliun dan penanaman modal asing (PMA) Rp92,5 triliun," kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis.

Realisasi investasi pada periode Juli-September 2015 secara keseluruhan mengalami peningkatan baik jika dibandingkan tahun sebelumnya maupun triwulan sebelumnya.

Kenaikan tahun ke tahun pada periode tersebut naik 17 persen. Sementara jika dibandingkan triwulan II 2015 mengalami kenaikan 3,8 persen.

"PMDN naik 14,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Ada pun PMA juga naik 18,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Azhar mengatakan sebaran realisasi investasi pada triwulan III 2015 juga mengalami peningkatan di luar Pulau Jawa hingga sebesar 14 persen, dari Rp57,7 triliun pada triwulan III 2014 menjadi Rp65,5 triliun.
Sementara itu, realisasi investasi di Pulau Jawa pada periode Juli-September 2014 mencapai Rp74,8 triliun.

Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Kalimantan Timur merupakan lokasi yang paling banyak merealisasikan proyek investasi baik PMDN maupun PMA.

Triwulan III 2015 realisasi penyarapan tenaga kerja Indonesia  mencapai 373.560 orang, terdiri atas proyek PMDN sebanyak 132.595 orang dan proyek PMA sebanyak 240.965 orang, katanya di Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Sedangkan berdasarkan negara asal, Singapura, Jepang, Belanda, Malaysia dan Tiongkok menjadi lima besar negara yang menanamkan modal di Indonesia pada periode Juli-September 2015.(Antara).
 

Friday, October 23, 2015 - 00:00
Kategori Rubrik: