Duo Baswedan terancam Eksistensinya?

Oleh: Edi P Butarbutar

 
TERPILIH NYA IRJEN POL FIRLI BUHARI SEBAGAI KETUA KPK PERIODE 2019-2023 MENJADI ANCAMAN SERIUS BUAT BASWEDAN BERSAUDARA... NOVEL DAN ANIES. 
 
Seperti diketahuiy Firli Buhari merupakan mantan orang dalam KPK, beliau pernah menjabat sebagai direktur penyidik di KPK.
 
 
Firli paham betul isi perut orang2 Kpk mulai dari para penyidik nya sampai para komisioner nya, terutama sepakterjang Si Polisi Taliban Novel Baswedan. 
 
Novel sudah sejak lama membangun sistem di kpk yg seluruh nya di bawah kendali nya, para komisioner itu hanya boneka yg bisa diatur nya mana yg mau disadap dan mana yg harus di disidik. 
 
Jadi jangan heran bila sering terjadi pada kasus2 di kpk para teri nya saja yg terjaring, sedang kakap nya besar tak tersentuh seperti BLBI, century Hambalang atau bila ada kedekatan dengan novel pasti tidak di tindak lanjuti. 
 
Lihat saja orang seperti Anies Baswedan tidak akan masuk dalam penyadapan kpk, padahal Anies sudah berkali kali dilaporkan ke kpk mulai dari kasus pameran di Jerman ketika Anies menjabat mendikbut yg menelan biaya ratusan milyard sampai kasus pemberian ijin IMB reklamasi. 
Sampai saat ini tidak ditindaklanjuti kpk. 
 
Firli Bahuri paham betul semua ini dan dia bertekad akan menertibkan semua nya.
 
Itulah sebab nya, dari awal penjaringan komisioner kpk, Novel sudah menggalang kekuatan dari internal kpk itu sendiri untuk menolak Firli Buhari menjadi komisioner kpk, tidak kurang 500 orang pegawai kpk menandatangani penolakan terhadap Firli. 
 
Novel membentuk opini di masyrakat bahwa Firli merpakan orang yg melanggar kode etik berat kpk dengan tuduhan mengadakan pertemuan dengan TGB dan Megawati.
tuduhan itu semua telah diklarifikasi Firli ketika Fit and Profer test di DPR.
 
Firli lah sebenarnya yg menjadi hantu bagi eksistensi kelompok polisi Taliban seperti Novel dkk.
 
Yang paling konyol adalah pengunduran diri 3 orang komisioner KPK termasuk ketua nya Agus Raharjo, jelas tindakan ini melanggar sumpah nya ketika dilantik menjadi komisioner kpk. 
 
Untuk itu Firli Bahuri dkk harus secepatnya dilantik dan segera bersihkan kpk dari para kelompok Taliban. 
 
SAVE KPK.
 
(Edi.P.Butarbutar)
Sunday, September 15, 2019 - 19:45
Kategori Rubrik: