Dukung Jokowi dengan Elegan

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Sodara dan para karib yang secara politik mendukung Ahok (di Jakarta) dan Jokowi (capres 2014 lalu), ayok saling mengingatkan.

Njenengan boleh mensyukuri dan gembira dengan ditangkapnya beberapa penyebar hate speech. Termasuk Jonru, kelompok Saracen dan yang terakhir terafiliasi sebagai pengurus parpol berbasis Islam (PKS). Karena unggahan2 mereka memang menyesatkan dan menebar benci.

Tapi inget, njenengan berpotensi melakukan hal yang sama. Jika tanpa berpikir panjang terus mengunggah kritikan tajam yang non substantif kepada gubernur baru Jakarta. Coba baca UU ITE

Jangan keliru.. penegak hukum itu bukan pro Presiden (Jokowi). Polri menangkap orang-orang itu karena menghina simbol negara. Kalo Presidennya bernama Tukul Arwana pun, Polri akan melakukan hal yang sama, penegakan hukum. Bukan semata karena faktor JOKOWI

Nyinyir mungkin enak. Tapi banyak yang kebablasan menggunakan kata2 kotor atau merendahkan kemanusiaan. Cebonglah, kampretlah, otak udang, bani serbet, Praboķer, Jokodok, dan lain-lain

Jadilah beradab, bukan biadab

**

Khusus utk temen2 pro Ahok dari luar Jakarta, harus lebih lagi menahan diri. Jangan sampe melakukan hate speech

Biarlah gubernur baru diurus temen2 di Jakarta. Kalo akhirnya mereka kinerjanya buruk, ya biarkan mereka dihukum di pilgub selanjutnya. Itu penghormatan kita pada sistem yang kita pilih.

"Tapi mereka menang, sebagian karena sentimen SARA?"

Ya, berarti berdoa saja 5 tahun lagi warga Jakarta makin dewasa

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Saturday, October 28, 2017 - 19:30
Kategori Rubrik: