Dubes Saudi Dan Proxy Timur Tengah

Ilustrasi

Oleh : Moch Zein

Disaat dunia bungkam, disaat kelompok yang paling getol teriak Save Suriah, Save Aleppo dan Save Ghauta pura-pura buta dan diam, Nahdlatul Ulama (NU) tetap bertekad mendukung & membela Rakyat Yaman dari kebiadaban Arab Saudi yang telah memborbardir dan meluluhlantakkan sebagian kota di Yaman.

Mungkin atas dasar inilah Dubes Arab Saudi untuk Indonesia merasa gerah terhadap Organisasi Nahdlatul Ulama, yang telah mengusik kepentingan Arab Saudi di Yaman dengan mengutuk keras serangannya terhadap Yaman, yang menewaskan ratusan anak-anak yang tak berdosa.

Sejak awal kasus pembakaran Bendera HTI di Garut mencuat, Usamah (Dubes Arab Saudi) seperti menemukan momentum untuk mengusik Nahdlatul Ulama dengan ikut bermain dan mengangkat isu pembakaran bendera HTI di framing sebagai pembakaran bendera Tauhid di berbagai media, bahkan dia sempat konfrensi pers terkait bendera HTI ini.

Puncaknya, ketika aksi 212 kemarin Usamah meluapkan kekesalannya kepada NU dengan memframing di twittnya mengatakan acara reuni 212 sebagai reaksi terhadap pembakaran bendera HTI, oleh anggota organisasi yang sesat/menyimpang.

Pernyataan ini tentu bukan tanpa kesengajaan dan bukan tanpa perhitungan, karena di Indonesia sendiri kelompok Pro Saudi sudah lama mengakar di berbagai lini.

Sumber : Status Facebook Moch Zein

Thursday, December 6, 2018 - 19:00
Kategori Rubrik: