Dua Wajah Islam

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Telah datang suatu masa, dimana Tuhan telah menampakkan dua Wajah Islam yang berbeda.

Golongan pertama adalah para penyeru tegaknya Khilafah (palsu). Mereka memanggil Umat Islam dari seluruh dunia untuk berdirinya Daulah Islamiyah. Bendera Tauhid dikibarkan di mana-mana untuk membungkus kepentingannya. Tapi akhirnya siapakah yang mereka perangi? Kaum Zionist penindas saudaranya? Bukan! Justru yang diperangi adalah saudaranya sendiri!

Banyak yang dihalalkan darahnya, dirampas hartanya, bahkan dirampas kehormatan para perempuannya. Bagaimanakah akhirnya? Umat tercerai berai akibat seruan para pecundang itu. Korban jiwa, dan para pengungsi tak terhitung jumlahnya. Dan korban mereka adalah saudara seIman seAkidah! Bukannya kemenangan Islam yang diraih. Tapi justru derita dan air mata.

Disisi lain tampak wajah Islam yang berbeda. Bahkan sudah berbentuk Republik Islam di sana. Namun mereka tak pernah memanggil dan menyeru kepada Umat untuk bergabung dengan mereka. Apalagi sampai memaksakan dalam beragama. Bahkan Perayaan Natal sudah biasa dilakukan di sana. Karena bagi mereka, meski tak bersaudara dalam Iman, tetaplah saudara dalam Kemanusiaan. Anehnya, Wajah Islam yang seperti ini ada yang menyesatkannya. Mereka yang menuding sesat itu bagian dari golongan pertama dan merasa kelompok yang paling benar Islamnya. Padahal perilakunya sendiri mendatangkan keburukan dan prahara bagi Islam.

Kini mulai terbukti siapa yang Pecundang dan siapa yang Ksatria. Golongan mana yang berani dan telah nyata melawan Musuh Islam sekaligus Musuh Kemanusiaan. Siapa yang mampu menjaga Marwah Islam dan juga Marwah Kemanusiaan. Tanpa banyak bicara apalagi teriakan Takbir yang bukan pada tempatnya. Tanpa memanipulasi Simbol Kalimat Tauhid yang berserakan di mana-mana. Cukup satu Bendera Merah sebagai Simbol Kesyahidan serta aksi serangan balasan yang nyata sudah membuat musuhnya gemetar ketakutan! Inilah cara Tuhan menampakkan dua Wajah Islam yang berbeda. Maka dari itu, Iqra' (bacalah)!

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Friday, January 10, 2020 - 10:00
Kategori Rubrik: