Dramatis dan Pencitraan

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

Kali ini kita perlu mengacungkan jempol kepada AHY yang semakin cerdas dan ceriwis. Karena walau masih muda dan belum banyak pengalaman, tapi kali ini pernyataannya sangat tepat dan pas sekali.

Rakyat bosan dengan pemimpin yang dramatis itu benar sekali, apalagi bila hal itu berlangsung selama 10 tahun, lalu ditambah lagi entah berapa tahun lagi setelah pensiun.

Rakyat juga bosan dengan pemimpin yang pencitraan. Apalagi kalau hanya pencitraan saja gagal. Bayangkan kalau hanya untuk pencitraan gagal, apalagi untuk membangun, bisa lebih gagal alias mangkrak.

Oleh sebab itu Mas AHY pun perlu belajar banyak dari pemimpin yang tidak banyak nyinyir, tidak banyak mengeluh atau curhat, dan tentu tidak banyak nonton drama korea sampe lupa kalau anggotanya pada korupsi.

Mas AHY masih muda, jadi kesempatan belajar itu masih banyak dan masih panjang. Hal itu bisa dimulai dari sekarang, mumpung pemimpin yang tidak dramatis dan penuh pencitraan itu tidak jauh dari mata. Biar tidak prihatin lihat politisi yang baperan....

Selamat belajar

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Monday, July 27, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: